Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan

Bambang HandayaniDiterbitkan 5 Agu 2026 - 08.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pasien Meninggal Dunia Usai Menunggu Delapan Jam, Keluhan Layanan BPJS dan Komentar Medsos Jadi Sorotan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Peristiwa duka yang menimpa seorang pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan menjadi perbincangan hangat serta perhatian luas masyarakat setelah almarhum dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (31/7/2026). Kasus ini menarik perhatian luas publik karena almarhum sebelumnya sempat membagikan keluhan di media sosial mengenai masa tunggu yang amat panjang demi mendapatkan penanganan kesehatan. Yurizal mengaku harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk bisa memperoleh ruang perawatan di sebuah rumah sakit ketika ia berobat dengan memanfaatkan layanan kesehatan BPJS.

Unggahan keluhan tersebut pertama kali disampaikan langsung oleh Yurizal melalui akun Threads miliknya pada Rabu (22/7/2026). Dalam curahan hatinya di platform digital Threads itu, Yurizal mengutarakan pengalaman mengenai situasi sulit yang dialaminya saat harus menunggu kepastian ruang kamar perawatan. Kendati menyampaikan keluhan atas lamanya waktu tunggu, Yurizal memilih untuk tidak mengungkapkan atau membeberkan identitas rumah sakit tempat ia memohon perawatan. Melalui unggahan tersebut, almarhum menuliskan, "8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nyam soalnya gue pakai BPJS."

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kabar duka mengenai meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan kemudian disampaikan oleh pihak keluarga pada Sabtu (1/8/2026). Sepupu dari almarhum, yaitu Hilda Aprianti Perdana, mengabarkan berita wafatnya Yurizal melalui sebuah unggahan yang diunggah di akun media sosial milik almarhum Yurizal sendiri. Melalui unggahan pada Sabtu tersebut, Hilda mengonfirmasi dan menginformasikan kepada publik bahwa sepupunya telah mengembuskan napas terakhir pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga

Polres Lombok Timur Pantau SPBU dan Cek Stok BBM Usai Keluhan Antrean Panjang

Polres Lombok Timur Pantau SPBU dan Cek Stok BBM Usai Keluhan Antrean Panjang

Dalam rincian kabar duka tersebut, Hilda Aprianti Perdana mengutarakan penyebab di balik wafatnya sang sepupu. Hilda menyatakan bahwa Yurizal meninggal dunia karena diduga mengalami keterlambatan penanganan medis di rumah sakit ketika kondisi kesehatannya telah berada dalam situasi kritis dan sangat gawat. Hilda secara terbuka menuliskan di media sosial, "Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat banget."

Kematian Yurizal dan riwayat keluhannya makin menjadi perbincangan publik setelah bermunculan ragam komentar di Threads yang menarik perhatian banyak pihak. Salah satu tanggapan yang menjadi sorotan utama datang dari akun @bennychrstn yang menyinggung keterbatasan kapasitas ruang perawatan di rumah sakit. Akun tersebut menuliskannya secara langsung dengan respons, "Kalau full, mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai? ... Kalau mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong." Pernyataan akun tersebut mengaitkan keterbatasan kapasitas ruang perawatan dengan keberadaan ruang jenazah yang dinilai selalu kosong jika ingin berpindah secara cepat.

Baca Juga

Penemuan Mayat Tanpa Kaki di Depok yang Sempat Dikira Sampah dan Dibakar Warga

Penemuan Mayat Tanpa Kaki di Depok yang Sempat Dikira Sampah dan Dibakar Warga

Tanggapan dari beberapa akun lainnya di Threads juga tak luput dari sorotan dan kritik masyarakat. Akun @erudarahaadini menyita perhatian publik setelah menyampaikan komentar yang dinilai memiliki nada merendahkan almarhum Yurizal. Di sisi lain, akun @1amdika menuliskan komentar yang menyebutkan bahwa pasien akan memperoleh penanganan medis yang jauh lebih cepat apabila mengalami serangan jantung sehingga dapat langsung ditangani di instalasi gawat darurat (IGD). Selain itu, komentar yang juga menuai kritik deras berasal dari akun @nandafadyla_ yang menuliskan kalimat singkat, "Bacot nih pasien."

Meskipun berbagai tanggapan di platform media sosial Threads tersebut memicu reaksi keras dan sorotan masyarakat, kepastian mengenai siapa pemilik akun-akun tersebut masih belum diumumkan. Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi identitas maupun status profesi dari para pemilik akun media sosial tersebut, termasuk konfirmasi mengenai apakah mereka merupakan tenaga kesehatan atau bukan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPJS KesehatanThreadsPelayanan KesehatanYurizal Tri Chaerawan

Berita Terbaru Lainnya

Polres Lombok Timur Pantau SPBU dan Cek Stok BBM Usai Keluhan Antrean PanjangPenemuan Mayat Tanpa Kaki di Depok yang Sempat Dikira Sampah dan Dibakar WargaKader Gerindra Sulawesi Selatan Dorong Prabowo Maju di Pemilu 2029, Sufmi Dasco Beri ResponsKPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Kuansing dari Potongan TPP ASN hingga 50 PersenPuluhan Personel Gabungan Bantu Pemakaman Jenazah Wanita Berbobot 300 Kg di SragenKejagung Telusuri Aliran Dana TPPU Febrie Adriansyah Melalui Empat Perusahaan Don RittoAda Pengecoran Jalan, Jalan Raya Bogor Arah Pasar Rebo Mengalami KemacetanPHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026, Industri Tekstil Paling Terdampak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap