Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026, Industri Tekstil Paling Terdampak

Marthen PalutunganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 09.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026, Industri Tekstil Paling Terdampak
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan angka yang cukup signifikan hingga pertengahan tahun ini. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, akumulasi pekerja yang terkena PHK telah menembus angka 6.604 orang hingga akhir Juli 2026. Dari keseluruhan jumlah tersebut, sektor industri garmen dan tekstil tercatat sebagai sektor usaha yang paling terpukul oleh badai efisiensi dan penutupan usaha.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, memaparkan bahwa industri garmen dan tekstil menyumbang porsi terbesar dari total kasus PHK, yakni mencapai 51,4 persen. Selain sektor tekstil dan garmen, pemotongan hubungan kerja juga membayangi sektor industri lainnya. Sektor manufaktur dan mainan anak menyumbang angka PHK sebesar 21,1 persen, disusul oleh industri kayu sebesar 12,5 persen, serta industri pembuatan bulu mata yang mencatatkan kontribusi sebesar 9,4 persen.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Menurut data Disnakertrans, ada berbagai faktor krusial yang melatarbelakangi maraknya langkah PHK oleh pihak manajemen perusahaan. Penyebab utamanya meliputi penutupan operasional perusahaan akibat kerugian finansial, penurunan jumlah pesanan dari pasar, langkah efisiensi internal demi kelangsungan bisnis, kebangkrutan atau pailit, hingga faktor kondisi kahar atau force majeure seperti bencana kebakaran tempat produksi.

Baca Juga

Layanan Samsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek

Layanan Samsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek

Kondisi kebangkrutan ini secara nyata menimpa dua perusahaan manufaktur besar di Jawa Tengah baru-baru ini. PT Victory Apparel Semarang dan PT Samwon Busana Indonesia Jepara terpaksa gulung tikar akibat terus menghadapi kerugian finansial selama beberapa tahun terakhir. Dampak langsung dari penutupan ini adalah hilangnya mata pencaharian ribuan pekerja. PT Victory Apparel Semarang dilaporkan melakukan PHK terhadap 846 pekerjanya, sementara PT Samwon Busana Indonesia Jepara merumahkan sebanyak 684 pekerja.

Kendati situasi pemutusan hubungan kerja ini memprihatinkan, Disnakertrans Jawa Tengah mencatat bahwa tren PHK pada semester pertama tahun 2026 sebenarnya masih lebih rendah jika dibandingkan dengan periode semester pertama tahun 2025. Tingginya angka PHK pada tahun lalu disumbang secara signifikan oleh faktor permasalahan yang dihadapi oleh PT Sritex, yang menjadi salah satu pemicu utama melonjaknya angka pekerja yang kehilangan pekerjaan di Jawa Tengah pada periode tersebut.

Baca Juga

Nilai Ekspor CPO Tumbuh 7,32 Persen, Mentan Sebut Hilirisasi Sawit Senjata Strategis Indonesia

Nilai Ekspor CPO Tumbuh 7,32 Persen, Mentan Sebut Hilirisasi Sawit Senjata Strategis Indonesia

Di tengah tantangan pemutusan hubungan kerja tersebut, pasar tenaga kerja di Jawa Tengah juga masih menunjukkan pergerakan. Hingga akhir Juli 2026, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi ini berada di angka 4,24 persen, yang setara dengan sekitar 950 ribu orang. Pada periode yang sama, tercatat ada 112 ribu orang pencari kerja di Jawa Tengah, dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia di berbagai sektor sebanyak 108 ribu lowongan.

Meskipun dibayangi oleh angka PHK yang cukup tinggi, tingkat penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah sepanjang semester pertama tahun 2026 masih menunjukkan tren yang cukup positif dengan menyerap sebanyak 213 ribu orang. Industri tekstil, garmen, dan alas kaki tetap memegang peranan vital sebagai penyerap tenaga kerja terbesar di wilayah tersebut. Adapun sepuluh daerah dengan penyerapan tenaga kerja tertinggi di Jawa Tengah meliputi Kota Semarang, Kendal, Jepara, Brebes, Klaten, Kabupaten Tegal, Demak, Kabupaten Semarang, Karanganyar, dan Batang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ketenagakerjaanPHKJawa TengahIndustri TekstilDisnakertrans

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Sidang Antimonopoli Akuisisi Paramount-WBD Ditetapkan Maret 2027, Denda Keterlambatan MembengkakLayanan Samsat Keliling Hadir di 14 Wilayah JadetabekNilai Ekspor CPO Tumbuh 7,32 Persen, Mentan Sebut Hilirisasi Sawit Senjata Strategis IndonesiaOJK Bantah Isu Defisit Anggaran 2025 dan Jelaskan Dampak Transisi UU P2SKPolres Lombok Timur Pantau SPBU dan Cek Stok BBM Usai Keluhan Antrean PanjangPenemuan Mayat Tanpa Kaki di Depok yang Sempat Dikira Sampah dan Dibakar WargaKader Gerindra Sulawesi Selatan Dorong Prabowo Maju di Pemilu 2029, Sufmi Dasco Beri ResponsKPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Kuansing dari Potongan TPP ASN hingga 50 Persen

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap