Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Kejar Target 37.373 Hunian Tetap di Aceh Pascabencana

Marthen PalutunganDiterbitkan 27 Jul 2026 - 16.30 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Kejar Target 37.373 Hunian Tetap di Aceh Pascabencana
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera tengah memacu pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Penyediaan fasilitas tempat tinggal ini merupakan pilar utama dalam program pemulihan permanen yang dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2026 hingga 2028. Berdasarkan rencana besar pemerintah, wilayah Aceh ditargetkan menerima pembangunan sebanyak 37.373 unit hunian.

Realisasi fisik dari proyek kemanusiaan tersebut mulai menampakkan hasil. Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA, dalam keterangannya di Banda Aceh pada Jumat (24/7/2026), memaparkan bahwa sebanyak 401 unit hunian tetap telah selesai dibangun. Merujuk pada data Posko Satgas PRR per 23 Juli 2026, terdapat 1.832 unit lainnya yang sedang dalam tahap pengerjaan. Angka konstruksi yang sedang berjalan ini merepresentasikan 4,90 persen dari total target keseluruhan yang ditetapkan untuk daerah tersebut.

Untuk memastikan kelancaran proyek, dukungan pendanaan berskala besar telah disiapkan. Khusus pada tahun ini, pemerintah mengucurkan dana sekitar Rp2 triliun melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang diproyeksikan untuk menuntaskan sebagian kebutuhan hunian hingga Desember 2026. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp58,973 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. Nilai tersebut mendominasi lebih dari separuh total anggaran pemulihan pascabencana untuk tiga provinsi di kawasan Sumatera yang mencapai Rp101,166 triliun.

Baca Juga

BMKG, Banyak Sensor Gempa Hilang, Ganggu Kualitas Data

BMKG, Banyak Sensor Gempa Hilang, Ganggu Kualitas Data

Meskipun pemerintah mengejar kecepatan waktu penyelesaian, Safrizal menegaskan bahwa standar keselamatan dan prinsip keberlanjutan tidak boleh diabaikan. Setiap lokasi yang dipilih wajib mematuhi aturan tata ruang yang baru dan memiliki legalitas lahan yang terjamin. Kawasan tersebut juga harus aman dari ancaman bencana lanjutan, sehingga area yang telah dipetakan sebagai zona merah dipastikan tidak akan digunakan untuk permukiman. Selain itu, pemerintah mensyaratkan ketersediaan akses jalan, jaringan listrik, air bersih, sanitasi, serta berbagai infrastruktur dasar lainnya.

Pelaksanaan di lapangan melibatkan berbagai skema dan lintas instansi. Kementerian PKP mengambil peran membangun kawasan permukiman baru di atas lahan yang sudah berstatus bersih secara hukum, di mana proses lelang untuk lokasi yang memenuhi syarat teknis telah berjalan. Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menangani proyek secara langsung di lokasi awal permukiman pada lahan milik warga. BNPB juga mendistribusikan bantuan stimulan bertahap bagi masyarakat yang memenuhi syarat untuk membangun rumah secara mandiri. Satgas PRR mendorong pembangunan pada tahun 2026 ini dapat dimulai bertahap di berbagai wilayah Aceh pada bulan Agustus.

Baca Juga

Petugas Gunung Gede Pangrango Dianiaya, 1 Pelaku Ditangkap

Petugas Gunung Gede Pangrango Dianiaya, 1 Pelaku Ditangkap

Kolaborasi juga datang dari sejumlah elemen lain. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan turut ambil bagian dengan membangun 104 unit di Aceh Utara, sementara Polri berkontribusi mendirikan hunian di wilayah Aceh Tamiang. Yayasan Buddha Tzu Chi juga merencanakan pembangunan ratusan unit tambahan. Terkait kendala lahan, penyelesaian masih terus diupayakan bersama pemerintah daerah. Di Aceh Tamiang, area milik PT Semadam masih dalam tahap finalisasi dengan proyeksi pelaksanaan pada 2027. Sementara untuk Aceh Tengah dan Gayo Lues, lokasi telah disepakati dan proses pengadaan lahan sedang berlangsung secara transparan dan berkepastian hukum.

Menanggapi dinamika pengadaan lahan tersebut, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian memberikan arahan khusus. Dalam rapat koordinasi secara hibrida yang digelar pada Selasa (21/7/2026) bersama Kementerian PKP, Kementerian Pekerjaan Umum, serta para kepala daerah di Aceh, Tito mengingatkan pentingnya peran aktif pemerintah daerah. Ia meminta para pimpinan daerah di wilayah terdampak untuk lebih proaktif dalam menyiapkan lahan agar target pemulihan pascabencana dapat tercapai tepat waktu dan tepat sasaran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana acehsatgas prrKementerian PKPhunian tetaprehabilitasi dan rekonstruksibnpb

Berita Terbaru Lainnya

Kejagung Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi GratisPolda Jambi Sita 22.800 Liter Minyak Ilegal, 8 Tersangka DitangkapBMKG, Banyak Sensor Gempa Hilang, Ganggu Kualitas DataLRT Jabodebek Layani 21,8 Juta Pengguna hingga Agustus 2026Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng Usai Dicekoki NarkobaKebakaran Lahan Terjadi di Kampung Jeruk Bintan, Dipicu Warga Bakar SampahKebakaran Hutan Gunung Ciremai Padam, Petugas Lakukan PendinginanIni Penampakan Pelampung dan Buoy Ditemukan Kapal TNI di Selat Sunda

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap