Pemerintah memutuskan untuk menerapkan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) secara lintas sektor guna memperkuat pengembangan proyek food estate di Kalimantan Tengah. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk evaluasi mendalam terhadap perjalanan panjang proyek ketahanan pangan tersebut yang dinilai belum memberikan hasil optimal pada masa lalu. Melalui koordinasi yang lebih ketat antar-lembaga, pemerintah berupaya meminimalkan berbagai hambatan teknis maupun administrasi yang kerap merintangi keberhasilan program di lapangan.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa penerapan manajemen risiko lintas sektor ini merupakan pilar penting dalam memastikan keberlanjutan proyek di masa mendatang. Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat proyek Zona








