Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), berencana melakukan pembaruan rambu bahaya secara menyeluruh di sejumlah tempat wisata guna mengantisipasi potensi kecelakaan laut. Keputusan ini diambil sebagai langkah preventif yang mendesak demi meningkatkan aspek keselamatan bagi para wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.
Desakan untuk memperbarui rambu bahaya ini semakin menguat setelah terjadinya kecelakaan fatal yang menimpa rombongan wisatawan di kawasan Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat. Peristiwa tersebut bermula pada hari Minggu lalu sekitar pukul 12.00 WITA. Seorang korban bernama Sabila, yang berasal dari Desa Sekotong, terjatuh dari tebing karang setelah terempas oleh ombak besar saat tengah berswafoto di tepi tebing. Melihat kejadian tersebut, tiga rekan korban berusaha memberikan pertolongan, yaitu Anisa yang berasal dari Desa Karang Bakan Kuripan, serta Dimas dan Fedi yang berasal dari Pancor Tempos. Namun, ketiganya justru ikut terseret arus dan mengalami situasi darurat di perairan tersebut.








