Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mengirimkan bantuan logistik tahap kedua untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak lima unit truk pengangkut bantuan diberangkatkan guna memenuhi kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian.
Iring-iringan truk bantuan tersebut diarahkan menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dari Lanud Halim, pasokan logistik akan diteruskan ke NTT melalui jalur distribusi nasional. Pihak posko nasional di NTT pun telah menyiapkan armada angkutan untuk menyalurkan barang dari titik kedatangan langsung ke wilayah-wilayah terdampak.
Bupati Bogor Ungkap Asal Api Pemicu Kebakaran TPA Galuga

Bantuan tahap kedua ini memuat berbagai kebutuhan sandang, sanitasi, dan logistik pangan. Paket kebutuhan harian yang dikirim meliputi pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo. Untuk logistik pangan, Pemprov Jateng mengirimkan makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur, dan susu bayi.
Bergas menjelaskan bahwa penentuan jenis barang yang dikirim merupakan hasil koordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi NTT. Berdasarkan data kebutuhan lapangan, ketersediaan bahan makanan, khususnya lauk-pauk, menjadi prioritas utama yang harus segera dipenuhi.
Potret Bencana di RI, Wilayah di Sumatra Ini Dihantam Kebakaran-Banjir

Distribusi bantuan ini difokuskan pada sejumlah wilayah di NTT yang mengalami dampak kerusakan cukup parah akibat gempa, di antaranya kawasan Pulau Flores, Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur.






