Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Bantuan Sosial

Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga Berkat Integrasi DTSEN

Uria KilaDiterbitkan 12 Sep 2026 - 21.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga Berkat Integrasi DTSEN
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Daftar penerima bantuan sosial (bansos) di Indonesia bertambah sebanyak 4,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masuknya jutaan penerima baru tersebut merupakan hasil dari pemanfaatan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, menjelaskan bahwa penggunaan DTSEN memberikan cakupan yang lebih luas dalam memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat. Langkah ini memungkinkan warga yang sebelumnya tidak tercatat untuk masuk ke dalam skema penerima bantuan.

Menurut Andy, pemutakhiran data melalui DTSEN diperlukan guna merespons dinamika perubahan kondisi riil masyarakat sekaligus mengatasi berbagai ketidaksesuaian data yang ditemukan di lapangan. Pemutakhiran ini berkaitan langsung dengan penentuan desil kesejahteraan yang dijadikan acuan pemerintah dalam menetapkan prioritas program perlindungan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Diskusi Metodologi Penentuan Desil dan Pengukuran Kemiskinan di Indonesia yang berlangsung di Politeknik Statistika STIS, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga

Cek Lokasi Merchant Terdekat Makin Praktis via WhatsApp dengan Sabrina BRI

Cek Lokasi Merchant Terdekat Makin Praktis via WhatsApp dengan Sabrina BRI

Integrasi Data dan Metode Penentuan Desil

Basis data DTSEN disusun melalui integrasi sejumlah pangkalan data milik pemerintah, meliputi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Direktur Metodologi, Statistik, dan Science Data Badan Pusat Statistik (BPS), Prof. Setia Pramana, menguraikan bahwa penentuan desil tidak semata-mata dihitung berdasarkan tingkat pendapatan. BPS menyusun peringkat kesejahteraan dengan melihat karakteristik sosial ekonomi rumah tangga secara menyeluruh.

Untuk melengkapi data rumah tangga yang tidak memiliki catatan pengeluaran langsung, BPS memanfaatkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) guna membangun model estimasi. Pemodelan tersebut menggunakan pendekatan Proxy Means Test (PMT) yang dipadukan dengan metode machine learning.

Baca Juga

Tepatkah Pembukaan Rekening Bank untuk 200 Juta Warga?

Tepatkah Pembukaan Rekening Bank untuk 200 Juta Warga?

BPS mengembangkan pemodelan ini berdasarkan karakteristik di masing-masing kabupaten dan kota karena kondisi sosial ekonomi antardaerah memiliki perbedaan. Hasil pemodelan per daerah tersebut kemudian dihimpun untuk menyusun peringkat kondisi sosial ekonomi di tingkat nasional.

Dalam diskusi tersebut, Media Askar dari Celios turut memberikan sejumlah masukan konstruktif bagi pemerintah terkait penyempurnaan metodologi perhitungan, penetapan desil, dan pembenahan sistem DTSEN agar penyaluran bansos semakin tepat sasaran.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian SosialbansosBPSDTSEN

Berita Terbaru Lainnya

5 Fakta Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu yang Terasa hingga Pariaman dan MalangCek Lokasi Merchant Terdekat Makin Praktis via WhatsApp dengan Sabrina BRITepatkah Pembukaan Rekening Bank untuk 200 Juta Warga?Video, Karhutla Melanda, Pengusaha Sawit Bantu Padamkan KebakaranPanel Surya RI Masuk Pasar AS Digetok Tarif Tinggi hingga 173%!IHSG Melemah 1,43%, Kapitalisasi Pasar Bursa RI Susut Jadi Rp 11.446 TBeli TV 43 Inch di Transmart Full Day Sale Bisa Diskon Rp 1,3 JutaPolisi Bongkar Home Industry Sinte Senilai Rp 1 M di Tangsel, 4 Tersangka Ditangkap

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap