Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Penjelasan Menperin Terkait Isu PHK 178 Buruh PT Namnam Fashion Industries di Cimahi

Rimba NainggolanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 20.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penjelasan Menperin Terkait Isu PHK 178 Buruh PT Namnam Fashion Industries di Cimahi
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan resmi mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa 178 buruh di PT Namnam Fashion Industries. Perusahaan garmen yang beroperasi di Kota Cimahi, Jawa Barat, ini menjadi sorotan setelah langkah efisiensi yang berujung pada pengurangan tenaga kerja tersebut mencuat ke publik. Penjelasan dari pihak kementerian ini disampaikan untuk memberikan kejelasan mengenai kondisi riil yang sedang dihadapi oleh perusahaan terkait di lapangan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Menurut pemaparan Agus Gumiwang Kartasasmita pada Kamis (6/8/2026), PT Namnam Fashion Industries sebenarnya memiliki tiga fasilitas produksi untuk menopang kegiatan bisnis garmen mereka. Namun, dari total fasilitas yang dimiliki, saat ini dua unit di antaranya terpaksa dinonaktifkan. Langkah penonaktifan ini diambil oleh manajemen perusahaan sebagai bagian dari penyesuaian bisnis yang harus dilakukan agar perusahaan dapat tetap bertahan.

Menteri Perindustrian menjelaskan secara rinci alasan di balik penonaktifan kedua fasilitas produksi tersebut. Berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan, neraca saldo atau balance sheet dari kedua fasilitas yang kini tidak aktif tersebut menunjukkan kinerja yang kurang menggembirakan, di mana pendapatan atau income mereka terlihat terus-menerus mengalami penurunan. Penurunan pendapatan ini ditengarai kuat berkaitan erat dengan masalah penyerapan produk di pasar global. Kemampuan pasar dalam menyerap produk-produk garmen yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut, khususnya untuk pasar ekspor, mengalami penurunan yang cukup signifikan sehingga berdampak langsung pada neraca keuangan unit produksi tersebut.

Baca Juga

Tim 9 Kejaksaan Agung Periksa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPU

Tim 9 Kejaksaan Agung Periksa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPU

Meskipun dua fasilitas produksi PT Namnam Fashion Industries harus berhenti beroperasi akibat tekanan pasar ekspor, pemerintah memastikan bahwa tidak seluruh aktivitas pabrik tersebut lumpuh total. Masih ada satu fasilitas produksi milik perusahaan yang hingga kini tetap berjalan dan beroperasi secara normal. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap satu unit fasilitas produksi yang masih aktif ini agar operasionalnya dapat tetap terjaga dan tidak ikut terdampak lebih dalam.

Isu PHK yang terjadi di Kota Cimahi ini memicu diskusi mengenai kondisi industri tekstil dan produk tekstil nasional. Namun, jika melihat data ketenagakerjaan dalam skala yang lebih luas, terdapat kontras yang cukup menarik antara kondisi riil satu perusahaan dengan situasi sektor manufaktur secara nasional. Di tengah kabar pengurangan pekerja di tingkat lokal, data makro menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan secara umum masih menunjukkan performa yang positif dalam penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga

Kemendiktisaintek Usut Pencatutan Nama Presiden Prabowo dalam Makalah Nobel MBG

Kemendiktisaintek Usut Pencatutan Nama Presiden Prabowo dalam Makalah Nobel MBG

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sektor manufaktur nasional justru berhasil mencatatkan pertumbuhan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,09 persen. Selain itu, sektor industri pengolahan secara keseluruhan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap lapangan kerja nasional, yaitu menyumbang sebesar 13,53 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Kontribusi persentase tersebut dihitung dari keseluruhan jumlah penduduk bekerja di tanah air yang kini telah mencapai angka 148,19 juta orang.

Melalui perbandingan data ini, Kementerian Perindustrian mencoba menunjukkan bahwa meskipun terdapat kasus-sudut penyesuaian bisnis yang berujung pada PHK di beberapa perusahaan ekspor seperti di Cimahi, industri pengolahan secara agregat masih menjadi salah satu pilar utama dalam menampung tenaga kerja nasional. Langkah pemantauan terhadap fasilitas produksi PT Namnam Fashion Industries yang masih aktif diharapkan dapat meminimalisasi dampak sosial dan ekonomi lebih lanjut bagi para pekerja di wilayah Jawa Barat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PHKAgus Gumiwang KartasasmitaBPSCimahiMenteri PerindustrianPT Namnam Fashion Industries

Berita Terbaru Lainnya

Tim 9 Kejaksaan Agung Periksa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka TPPUKemendiktisaintek Usut Pencatutan Nama Presiden Prabowo dalam Makalah Nobel MBGPresiden Prabowo Putuskan Calon Gubernur Bank Indonesia Pekan IniTugu Insurance Pimpin Konsorsium Asuransi Proyek Gas Lapangan Abadi Blok MaselaChandra Asri Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%Pemerintah Masih Rahasiakan Target Defisit Anggaran RAPBN 2027Danantara Jajaki Investasi Bandara Madinah dan Matangkan Proyek Kampung HajiBoard of Peace Terbitkan Kontrak Pertama di Gaza, Siapkan Pos Militer untuk Pasukan Maroko

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap