Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Hukum

Penyelidikan Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Lima Saksi Termasuk Sopir Ambulans

Rimba NainggolanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyelidikan Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Lima Saksi Termasuk Sopir Ambulans
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Polda Metro Jaya saat ini masih terus melakukan pengusutan terkait kasus kematian Sutrimo, atau yang juga dikenal dengan inisial S. Berdasarkan informasi yang ada, korban merupakan kepala rumah tangga dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Dalam rangka mengungkap peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah mengambil langkah dengan memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui rangkaian kejadian.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus ini pada hari Jumat (31/7/2026). Ia mengonfirmasi bahwa penyidik kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi. Langkah pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menelusuri kronologi pasti di balik meninggalnya korban.

Dalam penjelasannya, pihak kepolisian merinci identitas kelima saksi yang telah dimintai keterangan. Para saksi tersebut terdiri dari individu dengan inisial AZ, MOP, MZ, MA, dan AAS. Pemeriksaan ini turut melibatkan pengemudi ambulans yang diketahui membawa korban dari area depan Klinik Mordent yang berlokasi di Jakarta Selatan.

Secara lebih spesifik mengenai peran para saksi, AZ dan MOP diperiksa dalam kapasitas mereka selaku pengemudi ambulans. Selanjutnya, saksi dengan inisial MZ dimintai keterangan oleh penyidik selaku pemilik dari perusahaan ambulans terkait. Saksi keempat, yakni MA, turut diperiksa karena diketahui sempat melakukan komunikasi dengan korban sebelum peristiwa kematian tersebut terjadi.

Baca Juga

Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi Sorotan

Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi Sorotan

Sementara itu, saksi kelima yang berinisial AAS merupakan pengemudi ambulans yang bertugas membawa Sutrimo dari klinik menuju rumah sakit. Menurut penjelasan Kombes Pol Budi Hermanto, pemeriksaan terhadap para saksi ini dilakukan secara khusus untuk menelusuri seluruh rangkaian peristiwa secara berurutan. Penelusuran dimulai dari momen sebelum korban dibawa ke rumah sakit hingga proses pengantaran jenazah ke daerah Banyumas.

Selain kelima saksi yang telah menjalani pemeriksaan, tim penyelidik kepolisian juga mengambil langkah tambahan dengan mengundang pihak lain untuk memberikan klarifikasi. Pihak yang diundang dalam proses klarifikasi ini meliputi seorang dokter yang berinisial IK serta seorang pemilik perusahaan ambulans lain yang berinisial S.

Sebagai bagian dari prosedur penyelidikan, petugas kepolisian juga telah melaksanakan kegiatan olah tempat kejadian perkara. Olah tempat kejadian perkara tersebut dilakukan di Klinik Mordent pada hari Senin (27/7). Pelaksanaan olah tempat kejadian perkara ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari petugas kepolisian, Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan, serta Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri.

Baca Juga

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Detabek serta Info Pajak Kendaraan

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Detabek serta Info Pajak Kendaraan

Dari lokasi tempat kejadian perkara, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti untuk keperluan analisis lebih lanjut. Barang-barang yang disita dari lokasi tersebut antara lain meliputi berbagai jenis obat-obatan, dua botol natrium klorida, satu unit SSD, serta beberapa helai rambut yang ditemukan di area klinik.

Saat ini, kepolisian masih terus melanjutkan proses penyelidikan secara menyeluruh. Selain mengumpulkan barang bukti fisik, petugas juga mengumpulkan rekaman kamera pengawas dari klinik tersebut. Penyidik akan melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap rekaman kamera pengawas yang telah diamankan guna mendapatkan gambaran visual terkait peristiwa yang terjadi.

Guna melengkapi data penyelidikan, polisi juga telah meminta rekaman kamera pengawas dari Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Seluruh barang bukti fisik yang telah diamankan kini sedang diproses, dan pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari laboratorium forensik untuk menentukan kesimpulan akhir dari kasus kematian ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Febrie AdriansyahPolda Metro Jayasutrimopenyelidikan polisiklinik mordent

Berita Terbaru Lainnya

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI IIRencana Eksplorasi Migas SAKA di Blok Pekawai Kalimantan TimurPerkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di NapoliGelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke MarokoKunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung DiminumPemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi SorotanDTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat Wajar

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap