Anak-anak dari keluarga Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok mendapatkan layanan pemeriksaan gigi gratis melalui aksi bakti sosial gabungan antara aparat kepabeanan dan kepolisian. Program kesehatan ini dihadirkan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi bagi anak-anak keluarga pekerja pelabuhan.
Kegiatan sosial bertajuk 'Sinergi Mengabdi Bea Cukai & Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi untuk Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)' tersebut berlangsung di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Agenda ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus wujud kepedulian terhadap para pekerja lapangan di pelabuhan.
Ada Penyalahgunaan QR Code BBM Subsidi, 31 SPBU di Sumbar Ditindak

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, menyampaikan bahwa keberadaan TKBM memiliki kontribusi yang sangat vital dalam menopang operasional sehari-hari dan menjamin kelancaran arus logistik nasional di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Melalui kegiatan sosial ini, pihak instansi ingin memberikan perhatian langsung kepada kesejahteraan keluarga pekerja.
Selain dihadiri oleh Kepala Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Adhi Nugraha dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Alrasyidin Fajri, acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kepolisian dan kepabeanan. Di antaranya Karowabprof Mabes Polri Brigjen Armaini, Kepala Biro Teknologi Informasi Div TIK Polri Brigjen Ahmad Fuady, Wakil Kepala Satgasus Mabes Polri Novel Baswedan, serta Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Priok Ichlas Nasution.
Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara hingga Pukul 09.30 WIB

Melalui inisiatif ini, Bea Cukai Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus mempererat sinergi dan kolaborasi bersama jajaran Polri maupun seluruh pemangku kepentingan maritim. Kerja sama lintas institusi ini mencakup optimalisasi pelaksanaan tugas pengawasan kepabeanan dan cukai sekaligus program kemanusiaan, demi menciptakan lingkungan kerja pelabuhan yang kondusif, aman, dan produktif.






