Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Series Mulai 1 Agustus 2026

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Series Mulai 1 Agustus 2026
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga secara resmi melakukan penyesuaian harga dengan menurunkan tarif untuk sejumlah produk bahan bakar minyak atau BBM nonsubsidi. Kebijakan penurunan harga ini mulai diberlakukan secara efektif sejak hari Jumat tanggal 1 Agustus 2026. Langkah penyesuaian ini menyasar beberapa jenis bahan bakar nonsubsidi yang didistribusikan kepada masyarakat luas, khususnya dari jajaran varian Pertamax Series yang banyak digunakan oleh para pemilik kendaraan bermotor.

Dalam pelaksanaan penyesuaian harga BBM

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
nonsubsidi kali ini, PT Pertamina Patra Niaga senantiasa mengikuti ketentuan serta arahan yang telah ditetapkan oleh pihak pemerintah. Keputusan untuk menurunkan harga jual produk-produk bahan bakar tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang komprehensif terhadap berbagai faktor ekonomi makro yang sedang berkembang pada saat ini. Beberapa faktor utama yang menjadi acuan penting dalam proses evaluasi ini meliputi perkembangan harga minyak mentah di pasar dunia, pergerakan nilai tukar mata uang rupiah, serta kondisi daya beli masyarakat secara umum.

Pihak manajemen melalui Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perubahan tarif ini. Menurut keterangannya, penyesuaian harga ini dilakukan secara berkala oleh pihak perusahaan. Langkah evaluasi berkala tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan yang optimal antara keterjangkauan harga bagi para konsumen dan ketersediaan pasokan BBM di tingkat nasional.

Baca Juga

Perkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026

Perkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026

Lebih lanjut, Kitty Andhora juga menekankan bahwa langkah penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini tetap menaruh perhatian besar pada kemampuan daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar senantiasa tetap terjamin bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan bahan bakar nonsubsidi untuk mendukung berbagai aktivitas dan kegiatan sehari-hari.

Salah satu produk utama yang mengalami penurunan harga dalam penyesuaian kali ini adalah Pertamax. Jenis bahan bakar dengan nilai oktan RON 92 ini kini mengalami penurunan tarif yang berlaku di berbagai fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum. Harga bahan bakar minyak jenis Pertamax (RON 92) yang sebelumnya dipatok pada angka Rp 16.250 per liter, kini disesuaikan turun menjadi sebesar Rp 15.950 per liter. Terdapat selisih penurunan harga sebesar Rp 300 per liter untuk varian bahan bakar ini.

Selain produk Pertamax (RON 92), produk bahan bakar Pertamax Green 95 juga turut mengalami penyesuaian tarif ke arah yang lebih rendah pada periode awal bulan ini. Produk bahan bakar nonsubsidi ini mengalami penurunan harga yang terbilang cukup signifikan. Harga jual untuk jenis Pertamax Green 95 yang semula dibanderol dengan harga Rp 17.000 per liter, mulai tanggal 1 Agustus 2026 disesuaikan menjadi Rp 16.600 per liter. Penurunan tarif untuk produk dengan nilai oktan 95 ini tercatat mencapai angka Rp 400 per liter.

Baca Juga

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Beberkan Hasil Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Beberkan Hasil Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Penurunan harga yang paling besar di antara seluruh varian Pertamax Series pada periode ini terjadi pada produk Pertamax Turbo. Bahan bakar nonsubsidi ini kini dapat diperoleh oleh para konsumen dengan harga yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Tarif untuk produk Pertamax Turbo yang sebelumnya tercatat berada pada angka Rp 19.300 per liter, kini mengalami penurunan menjadi Rp 18.300 per liter. Terdapat selisih penurunan harga sebesar Rp 1.000 per liter untuk varian Pertamax Turbo ini.

Langkah penyesuaian harga yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga ini merupakan bagian dari mekanisme bisnis yang berjalan secara berkala mengikuti dinamika pasar energi global. Dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah, Pertamina Patra Niaga berupaya menjalankan ketentuan dari pemerintah dalam hal penyediaan energi nasional. Perubahan harga yang mulai berlaku pada hari Jumat, 1 Agustus 2026 ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan energi bagi para pengguna kendaraan di berbagai wilayah operasional.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertamaxHarga BBMPertamina Patra NiagaPertamax TurboPertamax Green 95

Berita Terbaru Lainnya

Bank Neo Commerce Buka Opsi Aksi Korporasi Penuhi Modal Inti KBMI IIRencana Eksplorasi Migas SAKA di Blok Pekawai Kalimantan TimurPerkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di NapoliGelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke MarokoKunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung DiminumPemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi SorotanDTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat Wajar

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap