Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Hukum

Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Tersangka Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks

Uria KilaDiterbitkan 28 Jul 2026 - 03.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Tersangka Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap keberadaan sebuah sindikat penyebar informasi bohong atau hoaks yang beroperasi secara terstruktur di media sosial. Dari pengungkapan kasus propaganda digital ini, pihak kepolisian telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Seluruh tersangka tersebut kini telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat yang kemudian dikembangkan secara mendalam oleh penyidik dari Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, memaparkan temuan tersebut dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Markas Polda Metro Jaya pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa kelompok ini menjalankan aksi mereka secara terorganisir dengan pembagian tugas yang sangat rinci. Iman menyoroti bagaimana platform media sosial saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk berbagi informasi yang bermanfaat, tetapi juga disalahgunakan. Penyalahgunaan tersebut mencakup penyebaran hoaks, fitnah, provokasi, hingga manipulasi data elektronik yang berpotensi besar mengganggu keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, pihak kepolisian merinci identitas inisial dan peran dari masing-masing delapan tersangka yang meliputi ADIK, BCK, AYV, YAP, YNI, MMA, G, serta S. Dalam struktur sindikat tersebut, tersangka ADIK memiliki tugas utama untuk mengirimkan narasi sekaligus memberikan arahan operasional kepada anggota tim lainnya. Tersangka BCK mengambil peran sebagai pihak yang mengirimkan materi konten mentah. Sementara itu, tersangka S bertugas sebagai desainer grafis yang merancang visual, dan proses penyuntingan konten tersebut kemudian dieksekusi oleh tersangka YAP bersama MMA.

Baca Juga

3 Pengeroyok Warga Pejompongan Ditangkap di Babakan Madang Bogor

3 Pengeroyok Warga Pejompongan Ditangkap di Babakan Madang Bogor

Setelah konten selesai diproduksi, proses distribusi dan amplifikasi diserahkan kepada anggota sindikat lainnya. Tersangka AYV memegang kendali penuh dalam mengelola akun-akun media sosial yang digunakan untuk menyebarkan materi propaganda tersebut. Untuk memastikan unggahan mereka mendapatkan perhatian luas, tersangka YNI ditugaskan khusus untuk mengakselerasi komentar-komentar yang mendukung narasi pada unggahan tersebut secara masif. Di sisi lain, tersangka G diduga kuat berperan sebagai pihak yang menawarkan proyek propaganda digital ini. Kombes Pol Iman Imanuddin menegaskan bahwa kepolisian telah berhasil membongkar seluruh rantai kegiatan kelompok ini, mulai dari pemberi proyek, pengelola dana, pembuat dan penyebar konten, pengelola akun, hingga pihak pendongkrak komentar.

Dalam proses penangkapan dan penggeledahan, penyidik Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti yang digunakan para tersangka untuk melancarkan aksinya. Barang bukti alat elektronik yang diamankan meliputi sebelas unit telepon seluler, dua unit laptop, satu buah iPad, serta dua buah flashdisk yang berisi berbagai konten digital. Selain perangkat keras, aparat penegak hukum juga menyita uang tunai senilai Rp 220 juta. Uang ratusan juta rupiah tersebut diduga merupakan bentuk pembayaran atas proyek penyebaran konten yang melanggar hukum tersebut.

Baca Juga

Gempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi Tsunami

Atas perbuatan yang dilakukan, kedelapan tersangka kini harus berhadapan dengan hukum dan dijerat menggunakan Pasal 32 juncto Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Meski demikian, kepolisian tidak menghentikan penyelidikan sampai di sini. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang menyertai, termasuk dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Bahkan, kepolisian juga membuka peluang untuk menerapkan pasal tindak pidana korupsi apabila di kemudian hari ditemukan bukti adanya penggunaan uang negara untuk membiayai proyek propaganda digital yang dijalankan sindikat ini.

Menutup penjelasannya, Kombes Pol Iman Imanuddin memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan platform media sosial. Ia meminta publik untuk tidak mudah mempercayai berbagai informasi yang beredar sebelum kebenarannya terverifikasi secara valid. Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa ulang setiap informasi sebelum memutuskan untuk menyebarkannya kembali. Langkah kehati-hatian ini dinilai sangat penting untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman dan terhindar dari ancaman hoaks maupun provokasi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaHoakssindikat buzzeruu itekombes pol iman imanuddin

Berita Terbaru Lainnya

Pelaku Pembacokan Nelayan di Sampang Ditangkap, Motif Balas Dendam3 Pengeroyok Warga Pejompongan Ditangkap di Babakan Madang BogorBAKN Minta Pemerintah Siapkan Plan B Pengalihan Utang KCIC untuk Lindungi Keuangan KAIGempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi TsunamiTanggap Darurat Gempa Sikka Selesai, 3.370 Warga Masih MengungsiDua Pria Ditangkap Bawa 5,2 Kg Sabu Senilai Rp 5,24 MPengusaha Dorong Pariwisata RI Jadi Mesin EkonomiIni Cara Baca KPI dan Financial Insight biar Keputusan Bisnis Makin Tajam

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap