Warga di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih akibat kondisi kekeringan yang melanda kawasan tersebut. Menanggapi kesulitan yang dialami masyarakat, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengambil langkah cepat dengan mendistribusikan pasokan air bersih pada Sabtu (29/8/2026).
Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, pihak kepolisian mengerahkan satu unit kendaraan dinas water cannon untuk membawa pasokan air bersih langsung ke pemukiman warga. Kehadiran armada ini disambut antusias oleh warga setempat yang membutuhkan air untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sejak kendaraan tiba di lokasi, masyarakat terlihat tertib mengantre dengan membawa wadah penampungan masing-masing, seperti jeriken dan galon kosong.
Berawal dari SPG Digoda, 2 Kelompok Pekerja di Summarecon Mall Bekasi Terlibat Keributan

Pendistribusian bantuan air bersih ini difokuskan ke dua kampung di Desa Bantar Panjang yang tengah mengalami kesulitan air secara signifikan, yakni Kampung Kadeper di lingkungan RT 01/RW 03 serta Kampung Muncung di wilayah RT 02/RW 01. Secara keseluruhan, tercatat sekitar 80 kepala keluarga (KK) di kedua perkampungan tersebut yang menerima manfaat dari pasokan air bersih yang disalurkan kepolisian.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan komitmennya untuk terus membantu meringankan beban masyarakat selama musim kekeringan berlangsung. Pihaknya menegaskan bahwa jajaran Polresta Tangerang siap kembali menyalurkan bantuan air bersih apabila masyarakat di kawasan tersebut masih membutuhkannya. Guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, ia juga secara aktif mendorong warga untuk melapor kepada aparat kepolisian jika wilayah tempat tinggal mereka masih mengalami kendala atau krisis air bersih.
KPK Duga Stafsus Menhut Tahu Proses Penerimaan dan Pengembalian Amplop

Selain membagikan air bersih, personel kepolisian yang bertugas di lapangan turut memanfaatkan kesempatan penyaluran ini untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada warga setempat. Petugas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun berita yang belum terverifikasi kebenarannya, saling peduli antarwarga sekitar, serta menghindari aktivitas membakar sampah di tengah kondisi cuaca kering demi mencegah terjadinya potensi kebakaran.






