Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Nasional

Ponsel Jurnalis Diduga Dicopet Saat Meliput Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ponsel Jurnalis Diduga Dicopet Saat Meliput Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Seorang jurnalis bernama Aryodamar diduga menjadi korban tindak pidana pencurian dengan modus pencopetan saat tengah menjalankan tugas peliputan di lapangan. Peristiwa dugaan pencopetan ini terjadi ketika ia sedang meliput agenda Zikir & Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden hilangnya barang berharga milik jurnalis tersebut berlangsung pada hari Sabtu (1/8). Dalam kejadian ini, sebuah telepon genggam pintar bermerek iPhone 13 milik Aryodamar dilaporkan telah hilang diduga kuat akibat diambil oleh pelaku pencopetan yang berada di lokasi.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Agenda Zikir & Doa Kebangsaan yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional tersebut merupakan sebuah acara berskala besar. Berdasarkan data yang ada, acara ini dihadiri oleh ribuan orang dari berbagai latar belakang lintas agama. Para peserta yang memadati kawasan Monas tersebut diketahui datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelaksanaan acara Zikir & Doa Kebangsaan ini dijadwalkan dan berlangsung sejak waktu sore hingga berlanjut pada malam hari.

Kronologi dugaan pencopetan ini bermula pada sore hari, tepatnya pada pukul 17.00 WIB. Pada waktu tersebut, Aryodamar bersama dengan dua orang jurnalis lainnya memutuskan untuk berpindah dari lokasi utama acara. Ketiga awak media ini berencana menuju ke area tenda media yang telah disediakan di kawasan tersebut. Tujuan utama mereka berpindah tempat menuju tenda media adalah untuk mencari jaringan atau sinyal komunikasi seluler yang lebih memadai di tengah berlangsungnya acara.

Baca Juga

Menag Nasaruddin Umar, Skor Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai Rekor Tertinggi

Menag Nasaruddin Umar, Skor Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai Rekor Tertinggi

Dalam perjalanan menuju tenda media, mereka sempat mengalami kebingungan arah. Aryodamar menjelaskan bahwa mereka sempat salah mengambil jalan dan justru mengarah ke bagian pintu masuk kawasan. Oleh karena itu, mereka kemudian diarahkan untuk berjalan menuju ke arah pintu keluar yang benar. Pada saat sedang mencari akses jalan keluar yang tepat itulah, Aryodamar mengaku sempat merasakan ada seseorang yang menyenggol dirinya. Tidak berselang lama dari momen senggolan tersebut, ia baru menyadari bahwa telepon genggam iPhone 13 miliknya sudah tidak ada lagi bersamanya.

Menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian, Aryodamar tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan. Ia kemudian melaporkan kejadian hilangnya telepon genggam tersebut kepada aparat kepolisian yang memang sedang berjaga di sekitar kawasan Monumen Nasional. Saat proses pelaporan di lokasi tersebut berlangsung, terungkap sebuah fakta bahwa Aryodamar bukanlah satu-satunya korban kejahatan dalam acara tersebut. Ternyata, terdapat tiga orang lain di lokasi yang sama yang juga melaporkan kehilangan barang-barang berharga mereka kepada pihak berwajib.

Baca Juga

Polda Metro Jaya Tangani Dua Laporan Kasus Dugaan Penipuan Vicky Prasetyo

Polda Metro Jaya Tangani Dua Laporan Kasus Dugaan Penipuan Vicky Prasetyo

Ketiga korban lainnya tersebut melaporkan kehilangan barang yang bervariasi, di antaranya ada yang kehilangan dompet dan ada pula yang kehilangan telepon genggam. Menindaklanjuti temuan beberapa korban dugaan pencopetan di lokasi acara, pihak kepolisian kemudian mengumpulkan para korban. Aryodamar beserta tiga orang korban lainnya tersebut kemudian dibawa bersama-sama menggunakan satu unit mobil menuju ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Gambir. Kedatangan mereka ke Polsek Gambir pada hari Sabtu (1/8) malam bertujuan untuk membuat laporan kepolisian secara resmi terkait peristiwa pencurian yang mereka alami.

Terkait dengan insiden pencurian yang menimpa jurnalis dan warga di acara Zikir & Doa Kebangsaan tersebut, pihak Kepolisian Sektor Gambir telah memberikan keterangan. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gambir, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Ady Wijaya, mengonfirmasi bahwa jajarannya saat ini telah menerima laporan pengaduan dari Aryodamar beserta para korban lainnya. Kapolsek Gambir menyatakan bahwa anggota kepolisian telah melayani para korban dengan baik dan telah membuatkan laporan resmi atas kejadian tersebut. Lebih lanjut, AKBP Agus Ady Wijaya menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengusutan secara mendalam serta berupaya untuk mengejar pelaku tindak pidana tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kriminalJurnalisMonasPencopetanPolsek Gambir

Berita Terbaru Lainnya

Tiga Cabor Berangkat Mandiri Perkuat Tim Indonesia di Asian Games 2026Timnas BMX Indonesia Tingkatkan Latihan di Banyuwangi Jelang Asian Games 2026Laga Pramusim Real Madrid vs Fiorentina Berakhir Imbang 2-2 di AustriaKronologi Kasus Bigmo, Promosi Vape Melibatkan Anak Berujung Laporan PolisiKrisis Perbatasan Ceuta, Puluhan Ribu Warga Maroko Menyeberang ke Wilayah SpanyolKemarau Panjang 2026, Petani di Gedebage Bandung Hadapi Ancaman Gagal PanenMenag Nasaruddin Umar, Skor Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai Rekor TertinggiPolda Metro Jaya Tangani Dua Laporan Kasus Dugaan Penipuan Vicky Prasetyo

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap