Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melayangkan panggilan resmi kepada jajaran pimpinan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Pemanggilan para pejabat tinggi di bidang keuangan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (27/7), berlokasi di Istana Kepresidenan. Pertemuan pada sore hari tersebut bertepatan langsung dengan sebuah momen transisi di dalam tubuh bank sentral nasional. Tepat pada hari yang sama dengan pemanggilan oleh Kepala Negara tersebut, Perry Warjiyo telah mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pemanggilan jajaran komite ini oleh Presiden Prabowo Subianto pun menjadi agenda utama yang mempertemukan para pimpinan lembaga keuangan tepat setelah mundurnya pemimpin bank sentral tersebut.
Merespons panggilan dari Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, pihak Bank Indonesia tetap mengirimkan perwakilannya ke pertemuan tersebut. Mengingat Perry Warjiyo telah melepaskan posisinya, kursi kepemimpinan bank sentral dalam pertemuan ini diwakili oleh pejabat lain yang kini mengambil alih tanggung jawab tersebut. Sosok yang hadir memenuhi undangan Sang Kepala Negara adalah Destry Damayanti. Sebelumnya, Destry Damayanti menduduki kursi sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Namun, seiring dengan pengunduran diri yang dilakukan oleh Perry Warjiyo pada hari Senin tersebut, Destry Damayanti kini memegang status baru. Ia hadir di Istana Kepresidenan dengan kapasitasnya yang kini telah menjabat sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia.
Mengintip Harta Haji Isam yang Diisukan Borong 62,2 Persen Saham Bayan

Selain perwakilan dari otoritas moneter, jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang hadir di Istana Kepresidenan juga mencakup para pemimpin dari lembaga otoritas keuangan lainnya. Dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto ini dihadiri langsung oleh pimpinan tertingginya. Friderica Widyasari Dewi, yang memegang jabatan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, tampak hadir memenuhi panggilan Kepala Negara. Tidak hanya itu, unsur dari lembaga penjaminan juga turut merapat ke Istana. Anggito Abimanyu, yang berkedudukan sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), juga menjadi bagian dari rombongan pimpinan KSSK yang dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden pada sore hari tersebut.
Melengkapi daftar para pejabat lembaga keuangan yang dipanggil ke Istana Kepresidenan pada hari Senin tersebut, hadir pula unsur dari Danantara. Jajaran Danantara dipastikan turut serta dalam rombongan yang merapat untuk menemui Presiden Prabowo Subianto bersama dengan para pimpinan Komite Stabilitas Sistem Keuangan lainnya. Kehadiran jajaran Danantara ini menambah daftar pihak yang diundang langsung oleh Kepala Negara pada hari pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia tersebut. Rombongan yang terdiri dari pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, Ketua LPS, beserta jajaran Danantara ini tiba di kompleks Istana Kepresidenan untuk segera melaksanakan agenda pertemuan yang telah ditetapkan.
Pertamina Ungkap Potensi Harga Pertamax Dkk Sentuh Rp20 Ribu per Liter

Setibanya para pimpinan lembaga keuangan tersebut di area Istana Kepresidenan, belum banyak informasi yang disampaikan kepada publik mengenai substansi pertemuan. Para pimpinan dari berbagai institusi yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan beserta jajaran Danantara tersebut belum mengungkap secara rinci apa saja agenda spesifik yang akan diperbincangkan dalam pertemuan dengan Sang Kepala Negara. Ketika dimintai keterangan terkait tujuan pemanggilan oleh Presiden Prabowo Subianto, mereka hanya memberikan pernyataan yang sangat ringkas. Para pejabat tinggi tersebut hanya menyebutkan bahwa rapat yang digelar pada sore hari itu merupakan sebuah bentuk koordinasi. Lebih lanjut, mereka menyatakan bahwa agenda koordinasi bersama Kepala Negara tersebut ditujukan semata-mata untuk membahas situasi terkini.






