Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Proyek Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir Senilai Rp1 Triliun Mulai Dibangun Akhir 2026

Yolanda TobanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyek Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir Senilai Rp1 Triliun Mulai Dibangun Akhir 2026
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya bersiap merealisasikan proyek skala besar dengan membangun pusat penggemukan sapi di Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Kawasan strategis ini berlokasi di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Proyek infrastruktur pangan ini direncanakan menelan nilai investasi yang cukup besar, yakni mencapai sekitar Rp1 triliun. Langkah pembangunan infrastruktur untuk kawasan peternakan terpadu tersebut dijadwalkan akan dimulai secara resmi pada November 2026. Pengembangan kawasan ini memiliki tujuan utama untuk memperkuat ketersediaan pasokan daging sapi sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Jakarta secara berkelanjutan.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan yang memiliki luas mencapai 20 hektare tersebut merupakan tindak lanjut dari persetujuan penggunaan Barang Milik Daerah (BMD). Izin penggunaan aset daerah ini telah diterbitkan oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta. Menurut Raditya, optimalisasi aset daerah di Ciangir ini sangat penting dilakukan untuk memperkuat rantai pasok pangan bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan komoditas daging sapi. Kawasan ini nantinya akan dikelola secara penuh oleh Perumda Dharma Jaya sebagai pusat penggemukan sapi modern yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan warga ibukota.

Di dalam Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir tersebut, pihak pengembang akan membangun berbagai infrastruktur utama yang saling mendukung kelancaran proses bisnis peternakan dari hulu hingga ke hilir. Fasilitas modern yang akan didirikan di area ini meliputi kandang penggemukan sapi berkapasitas besar, kandang karantina untuk memastikan kesehatan hewan ternak sebelum diproses, serta rumah potong hewan (RPH) yang memenuhi standar. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan penyediaan lahan hijauan pakan ternak. Pengelolaannya dipastikan akan menerapkan sistem modern yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas peternakan secara keseluruhan.

Baca Juga

MIND ID Perkuat Kontribusi Penerimaan Negara lewat Pengelolaan Mineral

MIND ID Perkuat Kontribusi Penerimaan Negara lewat Pengelolaan Mineral

Terkait dengan pemenuhan nutrisi hewan, kebutuhan pakan ternak di kawasan Ciangir ini akan dipenuhi secara mandiri oleh pihak pengelola. Perumda Dharma Jaya akan memanfaatkan teknologi terkini dalam pengelolaan dan penyediaan pakan, sehingga kualitas dan tingkat produktivitas sapi yang digemukkan dapat terus terjaga dengan baik. Melalui penerapan teknologi ini, kawasan peternakan terpadu tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang utama ketersediaan pasokan daging sapi yang dipastikan aman, sehat, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Jakarta pada masa-masa mendatang.

Selain berfokus pada upaya memperkuat pasokan pangan daerah, pengembangan kawasan terintegrasi di Kabupaten Tangerang ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di sekitar lokasi proyek. Kehadiran pusat penggemukan sapi modern ini diproyeksikan dapat membuka banyak lapangan pekerjaan baru melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Di samping itu, proyek strategis ini akan membuka peluang kemitraan yang saling menguntungkan dalam hal penyediaan hijauan pakan ternak, serta mendorong program pemberdayaan bagi berbagai pelaku usaha lokal yang beroperasi di wilayah sekitarnya.

Baca Juga

Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran, Undip Soroti Pengurangan Emisi dan Keberlanjutan

Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran, Undip Soroti Pengurangan Emisi dan Keberlanjutan

Pengembangan lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di wilayah Ciangir ini pada kenyataannya tidak hanya terbatas pada komoditas sapi semata. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa lahan seluas 20 hektare tersebut akan dikembangkan secara komprehensif sebagai kawasan ketahanan pangan yang lebih luas. Area ini akan mencakup integrasi antara sektor peternakan, perikanan, dan pertanian. Pramono merinci bahwa ketahanan pangan yang akan dibangun di kawasan tersebut meliputi peternakan sapi, peternakan ayam, budidaya ikan, dan berbagai komoditas pendukung lainnya yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan warga Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Pramono Anung juga secara tegas memastikan bahwa kawasan Ciangir sama sekali tidak akan difungsikan sebagai lokasi alternatif untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Seluruh area tersebut akan difokuskan sepenuhnya untuk mendukung pengembangan sektor ketahanan pangan. Saat ini, proyek bernilai Rp1 triliun tersebut masih berada pada tahap koordinasi lintas instansi, proses sosialisasi kepada masyarakat luas, serta penyelesaian berbagai tahapan perizinan sebelum pada akhirnya memasuki masa konstruksi pada akhir tahun 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabupaten Tangerangketahanan panganDKI JakartaPerumda Dharma JayaPeternakan Ciangir

Berita Terbaru Lainnya

KPK Periksa Lagi Pengepul Uang Suap di Kasus Importasi Bea CukaiPrabowo, Saya Pesan Beberapa Pesawat Besar untuk Water BombingRSCM Ungkap Pemeriksaan Siswi di Karo Diduga Hilang IngatanJokowi Dikabarkan Terbang ke NTT Temui Korban Gempa di SikkaEnam Warga OKU Timur Jadi Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Mengalami Kecelakaan di Laut JawaINKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan MenyeluruhPotret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB BogorIni Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap