Membuat video promosi produk yang memikat perhatian calon konsumen di media sosial kini dapat dilakukan secara mandiri oleh pelaku usaha yang baru merintis. Tanpa harus mengeluarkan biaya untuk menyewa jasa editor profesional, pemilik usaha dapat memproduksi konten pemasaran hanya dengan bermodalkan ponsel pintar dan aplikasi gratis lewat program Capcut Mastery Class.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh Restu Trio Kumara, S.Ak, yang merupakan Executive Multimedia di PT Lampung Cerdas Mendunia. Pemateri membawa pengalaman di bidang konten digital dengan capaian lebih dari 265.000 pengikut dan 30 juta tayangan di media sosial.
Materi Praktik dari Tingkat Dasar
Bagi masyarakat atau pelaku usaha yang belum pernah menyunting video, kelas ini tetap dapat diikuti karena tidak membutuhkan pengalaman editing sebelumnya. Seluruh materi pelatihan disusun secara terstruktur dari tingkat dasar dan berfokus pada praktik nyata.
34 Tahun Eksis, Ini Jurus Chandra Asri Group Bangun Industri Petrokimia

Pembahasan di dalam kelas mencakup langkah-langkah menentukan konsep video produk, penerapan teknik editing sederhana menggunakan aplikasi CapCut, hingga strategi menyusun pembuka video yang efektif. Pembuka konten dirancang agar mampu memikat perhatian audiens dan membuat calon pembeli berhenti menggulir layar pada detik-detik pertama penayangan.
Selain modul materi utama, peserta juga mendapatkan bonus e-book berjudul "Cara Nentuin Niche dan Dapet 1.000 Follower Pertama". E-book ini dapat dimanfaatkan peserta untuk menata arah dan strategi konten toko mereka sejak awal merintis.
Summarecon Buka Suara Soal Nasib HGB yang Bikin Bosnya Diciduk KPK

Format dan Akses Kelas
Capcut Mastery Class disajikan dalam format video rekaman, sehingga peserta dapat mempelajari materi secara daring. Rekaman kelas ini tersedia mulai Kamis, 30 April 2026, sampai dengan Jumat, 30 April 2027.
Pelatihan ini diakses secara daring melalui Lampung Cerdas di platform detikevent. Informasi mengenai harga pendaftaran serta ketersediaan kelas dapat dilihat langsung di laman detikevent sebelum batas waktu periode akses berakhir pada 23 Desember 2026.






