Berita Viral Terkini

Rano Karno Pimpin Kwarda Pramuka Jakarta dan Siapkan Empat Program Unggulan

Uria KilaPublished 26 Jul 2026 - 20.440 Reads
Bagikan WhatsAppX
Rano Karno Pimpin Kwarda Pramuka Jakarta dan Siapkan Empat Program Unggulan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Gerakan Pramuka di Jakarta kini memasuki babak baru yang lebih dinamis dan responsif terhadap tantangan perkotaan. Melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Kwarda DKI Jakarta yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, Rano Karno secara resmi dilantik memimpin Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta untuk masa bakti 2024-2029. Di bawah kepemimpinannya, organisasi kepanduan ini tidak lagi sekadar menjadi wadah kegiatan luar ruangan biasa, melainkan dirancang sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan krusial di Jakarta.

Rano Karno menegaskan kesiapannya mengemban amanah ini dengan merumuskan empat program prioritas yang adaptif. Langkah awal yang diusungnya adalah mentransformasi Pramuka menjadi mitra aktif pembangunan kota melalui program Pramuka Peduli. Dalam program ini, kolaborasi sektor lingkungan menjadi sorotan utama. Rano mendorong Saka Kalpataru untuk bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup, serta Saka Wanabakti dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Kerja sama ini difokuskan pada aksi nyata seperti gerakan memilah sampah dari sumbernya dan percepatan penghijauan di berbagai sudut ibu kota.

Tantangan sosial yang dihadapi generasi muda Jakarta juga menjadi perhatian serius dalam kepengurusan baru ini. Sebagai prioritas kedua, Rano berkomitmen memperkuat pembentukan karakter anggotanya agar mampu menjadi pelopor di lingkungan sekitar. Pramuka Jakarta ditargetkan mengambil peran aktif dalam mengampanyekan pencegahan perundungan, memerangi penyalahgunaan narkotika, serta menekan angka kekerasan terhadap anak. Upaya ini akan dijalankan lewat kolaborasi erat bersama berbagai instansi terkait guna menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak-anak Jakarta.

Also Read

Mantan Pimpinan DPR dan MPR Ingatkan Pemerintah Soal Komunikasi Publik dan Hukum

Selain fokus pada isu sosial dan lingkungan, pelestarian budaya lokal menjadi pilar ketiga yang tidak kalah penting. Rano menginginkan agar Pramuka menjadi motor penggerak dalam merawat kekayaan budaya Betawi di tengah arus modernisasi. Aktivitas kepramukaan akan diintegrasikan langsung ke ruang-ruang publik yang dekat dengan masyarakat, mulai dari sekolah, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), balai warga, hingga berbagai festival kebudayaan. Langkah ini diambil untuk memastikan Jakarta tetap mempertahankan identitas budayanya yang kuat meskipun terus berkembang menjadi kota global.

Sementara itu, pilar keempat difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan bencana. Rano menginstruksikan seluruh anggota Pramuka untuk selalu sigap membantu warga saat kondisi darurat terjadi. Melalui kolaborasi Saka Kencana dengan Dinas Kesehatan, serta Saka Rintisan Yudha Brama Jaya dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, kesiapan logistik seperti tenda dapur air akan terus dioptimalkan. Kehadiran Pramuka di garda depan penanggulangan bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat yang terdampak musibah.

Also Read

Jeritan Mencekam dari Balkon Apartemen Bekasi Ungkap Dugaan KDRT

Sebagai penutup, Rano menekankan bahwa kepengurusan Kwarda DKI Jakarta akan tetap berjalan selaras dengan arahan dari Kwartir Nasional. Namun, mengingat status Jakarta sebagai daerah khusus, ia bertekad menghadirkan inovasi dan program kekhususan yang disesuaikan dengan karakteristik unik masyarakat Jakarta. Dengan pendekatan baru ini, Pramuka Jakarta diharapkan mampu melahirkan generasi muda berkarakter kuat yang siap berkontribusi langsung bagi kemajuan kota.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca