Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan hari Selasa, 28 Juli 2026. Mata uang Garuda tersebut mengawali hari di posisi Rp18.060 per dolar Amerika Serikat. Angka pembukaan ini menunjukkan depresiasi sebesar 0,33 persen dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Tren pelemahan ini merupakan kelanjutan dari pergerakan pasar sebelumnya, di mana rupiah ditutup turun 0,36 persen dan berada tepat di level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Pergerakan nilai tukar ini sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen yang berasal dari dinamika internal di dalam negeri serta kondisi eksternal di pasar global.
Dari sisi domestik, perhatian utama para pelaku pasar keuangan








