Pasar saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan hari Rabu (12/8). Kenaikan ini dipimpin oleh indeks S&P 500 yang terapresiasi sebesar 0,26 persen ke level 7.748,50 poin dan indeks Nasdaq yang melonjak 0,54 persen hingga menyentuh level 26.588,49 poin. Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average justru mengalami pelemahan tipis sebesar 0,04 persen dan parkir di level 53.770,27 poin. Sepanjang tahun 2026 berjalan, indeks acuan S&P 500 tercatat telah menguat sekitar 13 persen.
Sektor kecerdasan buatan (AI) menjadi motor penggerak utama dalam perdagangan tersebut. Saham Nebius Group memimpin lonjakan dengan kenaikan sebesar 34 persen setelah kinerja kuartal kedua perusahaan melampaui ekspektasi. Kenaikan signifikan juga dialami oleh CoreWeave yang melonjak 19 persen setelah menaikkan proyeksi belanja modal tahunan serta membukukan laba kuartal kedua di atas perkiraan para analis. Produsen server AI, Super Micro Computer, turut melesat 19 persen menyusul proyeksi pendapatan tahun fiskal 2027 yang berada di atas ekspektasi Wall Street. Selain itu, saham produsen cip Nvidia naik 3 persen, disusul oleh Micron Technology dan Applied Digital yang masing-masing menguat sebesar 4,9 persen. Saham IREN juga mencatatkan pertumbuhan positif dengan kenaikan hampir 10 persen.
Kinerja positif di sektor teknologi ini turut mendorong indeks PHLX Semiconductor menguat sekitar 2,5 persen. Meskipun demikian, indeks tersebut secara keseluruhan masih turun sekitar 15 persen dari level penutupan tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada 22 Juni. Dari total 11 sektor utama di dalam indeks S&P 500, delapan di antaranya berhasil mencatatkan penguatan. Sektor real estat memimpin kenaikan dengan tumbuh sebesar 1,08 persen, disusul oleh sektor teknologi informasi yang terangkat 1,06 persen.
Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) Hari Ini di Cikarang

Di luar sektor teknologi murni, beberapa emiten lain juga membukukan kinerja yang solid. Saham jaringan restoran Cava Group melonjak 14,2 persen setelah merilis laporan penjualan dan laba inti kuartal kedua yang melampaui perkiraan pasar. Perusahaan produk fotonik Lumentum Holdings juga mencatat kenaikan 13,6 persen setelah memproyeksikan pendapatan kuartal pertama di atas ekspektasi dan membukukan kinerja kuartal keempat yang melampaui perkiraan para analis.
Secara keseluruhan, jumlah saham yang menguat di bursa AS mendominasi saham yang melemah dengan rasio perbandingan sebesar 1,7 banding 1. S&P 500 mencatatkan 19 saham yang menyentuh level tertinggi baru dan dua saham di level terendah baru. Sementara itu, Nasdaq mencatat 123 saham di level tertinggi baru dan 95 saham di level terendah baru. Meskipun bursa menguat, volume perdagangan tergolong relatif sepi dengan 15,5 miliar saham yang diperdagangkan, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 20 sesi perdagangan sebelumnya yang mencapai 17,5 miliar saham.
Pemerintah Berikan Insentif PPN DTP Properti hingga 2027 dan Diskon Pajak Tiket Pesawat 2026

Situasi pasar yang cenderung kondusif ini tecermin dari Indeks Volatilitas Cboe yang turun 0,8 poin ke level 14,45, menjadikannya level terendah sejak Januari. Para pelaku pasar kini tengah mencermati kebijakan moneter bank sentral. Berdasarkan data dari CME FedWatch Tool, para pedagang saat ini memperkirakan peluang sebesar 62 persen bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan bulan September. Senior Portfolio Manager di Dakota Wealth, Robert Pavlik, yang berbasis di Fairfield, Connecticut, menilai bahwa pasar melihat Federal Reserve tidak berada dalam posisi terdesak untuk menaikkan suku bunga.






