Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Politik

Sinergi Nasionalis dan Agama untuk Menjaga Keutuhan NU

Bambang HandayaniDiterbitkan 25 Jul 2026 - 09.00 · 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sinergi Nasionalis dan Agama untuk Menjaga Keutuhan NU
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Menjaga kemurnian organisasi keagamaan dari tarikan magnet politik praktis menjadi tantangan besar di tengah dinamika kekuasaan modern. Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) mendatang, seruan untuk menjaga keutuhan organisasi ini dari intervensi eksternal kian nyaring disuarakan. Salah satunya datang dari Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, yang mengingatkan bahwa NU memiliki peran sejarah yang teramat besar bagi Indonesia sehingga tidak boleh dikorbankan demi ambisi kekuasaan sesaat.

Dalam sebuah diskusi bertajuk "NU Masa Depan & Masa Depan NU: Sinergitas Pemikiran Nasionalis dan Agama" di Jakarta Selatan, Hasto menekankan pentingnya menghargai warisan para pendiri NU. Menurutnya, NU bersama PNI dan Muhammadiyah adalah pilar-pilar yang membentuk identitas bangsa ini. Hasto juga mengagumi logo NU yang dinilainya sangat visioner, yang bahkan sering dipelajari di Sekolah Partai PDIP. Lambang bumi yang diikat tali erat melambangkan hubungan vertikal dengan Tuhan dan hubungan horizontal antarsesama manusia, sementara sembilan bintang menggambarkan kemuliaan nabi, khalifah, imam mazhab, serta Wali Songo.

Bagi Hasto, sinergi antara kaum nasionalis dan religius sangat krusial untuk membawa Indonesia keluar dari situasi sulit, termasuk persoalan hukum dan ekonomi saat ini. Ia mencontohkan kasus mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah sebagai cerminan dari kegelapan hukum yang perlu diselesaikan dengan keberanian menyuarakan kebenaran. Oleh karena itu, ia meminta para elite NU untuk kembali pada Khittah 1926 sebagai benteng pertahanan moral agar tidak terjebak dalam pusaran politik praktis demi kepentingan elektoral kelompok tertentu.

Baca Juga

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg Emas

Senada dengan pandangan tersebut, Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyoroti pentingnya menjaga ideologi di era modern yang cenderung pragmatis. Gus Ulil melihat bahwa PDIP dan NU adalah dua kekuatan sosial utama di Indonesia yang masih konsisten merawat nilai-nilai ideologis di tengah masyarakat yang kian terpolarisasi oleh isu-isu instan. Ia menjelaskan bahwa ideologi NU dirancang secara fleksibel dan terbuka, sebagaimana yang dirumuskan oleh Gus Dur dan KH Achmad Siddiq, agar mampu berdialog dengan perkembangan zaman tanpa harus mengorbankan persatuan bangsa.

Sementara itu, Robikin Emhas selaku Staf Khusus Wakil Presiden periode 2019–2024 memberikan perspektif historis mengenai relasi agama dan negara. Ia menegaskan bahwa Pancasila dan bentuk NKRI lahir dari kesepakatan luhur para pendiri bangsa, di mana nilai keagamaan berfungsi sebagai kompas moralitas dalam tata kelola pemerintahan. Sejarah mencatat betapa visionernya pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, dengan doktrin cinta tanah air sebagian dari iman (Hubbul Wathan minal Iman), serta keputusan Muktamar NU ke-11 di Banjarmasin tahun 1936 yang menetapkan Nusantara sebagai Darul Islam jauh sebelum proklamasi kemerdekaan.

Baca Juga

PIS Gunakan Teknologi untuk Jaga Populasi Hiu Paus di Perairan Talisayan Kaltim

PIS Gunakan Teknologi untuk Jaga Populasi Hiu Paus di Perairan Talisayan Kaltim

Pada akhirnya, menjaga keutuhan NU dari intervensi politik bukan sekadar urusan internal organisasi, melainkan tanggung jawab bersama demi merawat tenun kebangsaan. Ketika kekuatan nasionalis dan religius bersinergi tanpa adanya kooptasi politik praktis, Indonesia diyakini akan memiliki fondasi moral yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik di masa depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PDIPNahdlatul UlamaMuktamar NUHasto KristiyantoGus UlilKhittah 1926

Berita Terbaru Lainnya

WN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg EmasDetik-detik Gas 3 Kg Meledak di Warteg Jakbar hingga Warga BerhamburanModus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke TeviDireksi PT CNI Diperiksa dalam Kasus Korupsi NikelPolisi Sisir 3 Perairan Cari Jurnalis Hilang Kontak di Selat SundaKebakaran TPA Galuga Bogor, KLH Pasang Sistem Monitoring Kualitas UdaraAnak Krakatau Erupsi Lagi, Ini Sebab Letusan Tak TerlihatKPK Geledah Rumah Direktur PT CMC Terkait Kasus Rejang Lebong

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya · 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi · 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional · 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan · 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum · 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap