Serikat Petani Indonesia (SPI) memberikan apresiasi terhadap langkah dan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga serta meningkatkan produksi beras nasional di tengah berbagai tantangan musim kemarau. Komitmen pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pengairan dipandang sebagai faktor kunci yang sangat krusial dalam mempertahankan produktivitas sektor pertanian.
Ketua Umum SPI Henry Saragih menyampaikan bahwa produktivitas panen padi pada musim kemarau ini menunjukkan hasil yang positif. Hasil produksi beras per hektare tercatat mampu menembus angka 8 hingga 10 ton. Meskipun demikian, terdapat catatan terkait penurunan total luas lahan tanaman padi karena pasokan air irigasi belum menjangkau seluruh area persawahan secara merata. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara dialog terbuka yang disiarkan RRI pada Senin (31/8/2026).
Kebutuhan Dukungan Konkret dan Sarana Pengairan
Menyikapi perkembangan iklim ke depan, Henry mengingatkan bahwa ancaman musim kering diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga tahun 2027. Situasi ini menuntut adanya langkah antisipasi yang dirancang dan diterapkan sejak dini agar ketahanan pangan tetap terjaga.
Pasar Kripto Kembali Bergairah Didorong Penguatan Bitcoin dan Aset Digital Utama

Dalam menghadapi tantangan tersebut, para petani membutuhkan akses informasi mengenai kondisi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang diiringi dengan ketersediaan informasi serta dukungan nyata dari pemerintah. Henry menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pemerintah dalam hal pengadaan sarana air, khususnya perbaikan pada seluruh saluran irigasi pertanian serta penyediaan bantuan mesin pompa air bagi para petani di lapangan.
Penguatan Infrastruktur untuk Padi dan Palawija
Ketersediaan pasokan air dinilai menjadi kebutuhan paling mendasar yang tidak hanya diperlukan oleh tanaman padi, melainkan juga sangat penting bagi keberlangsungan komoditas palawija. Tanpa kepastian pasokan air, aktivitas budidaya tanaman pangan dan palawija akan menghadapi hambatan besar selama periode kemarau berlangsung.
Purbaya Buka Suara soal Restitusi Pajak Lambat Akibat Prosedur Lebih Rumit

Oleh karena itu, Henry menekankan pentingnya pembangunan waduk sebagai penampung cadangan air serta kesiapan jaringan irigasi secara menyeluruh. Penguatan infrastruktur penampungan dan distribusi air ini harus menjadi bagian terpadu dari strategi jangka panjang pemerintah dalam merespons perubahan pola musim yang terus terjadi.






