Pemerintah menyiapkan enam strategi utama atau mesin pertumbuhan ekonomi guna mengakselerasi laju ekonomi nasional menuju level 6 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa langkah ini disiapkan menyusul arahan Presiden agar kinerja perekonomian terus dipacu mendekati target tersebut hingga akhir tahun.
Capaian ekonomi Indonesia pada Semester I tercatat tumbuh 5,45 persen. Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sekaligus menempatkan Indonesia pada posisi unggul di antara negara-negara anggota G20.
Rincian Enam Mesin Penggerak Ekonomi
Untuk merealisasikan target pertumbuhan yang dipatok, pemerintah mengandalkan sejumlah sektor strategis sebagai penopang utama:
Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

- Hilirisasi dan Upstreaming: Mengoptimalkan rantai nilai komoditas domestik yang sejauh ini telah mencatatkan 26 proyek peletakan batu pertama (groundbreaking).
- Swasembada Energi: Memperkuat kemandirian energi nasional melalui rencana implementasi bahan bakar nabati B50 mulai 1 Juli 2026.
- Ekosistem Bulion dan Bank Emas: Mengembangkan tata kelola komoditas emas melalui bank emas yang saat ini mengelola sekitar 179 ton emas dengan taksiran nilai Rp 360 triliun.
- Pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE): Memperkuat tata kelola DHE sumber daya alam melalui Danantara Sumberdaya Indonesia guna memperkokoh ketahanan cadangan devisa.
- Teknologi dan Digitalisasi: Mempercepat adopsi teknologi tinggi yang berfokus pada pengembangan semikonduktor serta kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri: Memaksimalkan kawasan-kawasan terpadu ini sebagai episentrum dan sentra pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.
Penguatan SDM, UMKM, dan Akses Pasar
Selain sektor industri dan investasi berskala besar, akselerasi ekonomi ditopang oleh kesiapan tenaga kerja dan penguatan sektor usaha mikro. Pada bidang sumber daya manusia, pemerintah menyiapkan program magang bagi 150 ribu lulusan dan program revitalisasi pendidikan vokasi dengan sasaran 250 ribu peserta.
Pemberdayaan pelaku usaha perempuan turut diperkuat melalui pemangkasan suku bunga pembiayaan PNM Mekaar dari 18 persen menjadi 8 persen untuk plafon pembiayaan Rp 0 hingga Rp 15 juta. Di tingkat perdagangan internasional, ruang pasar produk nasional ditopang oleh 25 perjanjian dagang yang telah diratifikasi serta 13 perjanjian dagang lain yang kini masih dalam proses perundingan.
Video, Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ketahanan fiskal turut mendukung target ekspansi tersebut. Pendapatan negara tercatat tumbuh 21,3 persen secara tahunan, sementara realisasi belanja tumbuh 18,2 persen, dengan tingkat defisit anggaran berada pada level 0,91 persen terhadap PDB.
Adapun untuk proyeksi jangka menengah pada 2027, pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, dengan sasaran laju inflasi terjaga di angka 2,5 persen, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun sebesar 6,9 persen, serta asumsi nilai tukar rupiah di posisi Rp 17.500 per dolar AS.






