Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, mengalami kebakaran pada Jumat (28/8) malam. Kobaran api di lokasi pembuangan sampah tersebut dilaporkan sulit dipadamkan oleh petugas.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB oleh seorang warga setempat yang sedang melintas usai mengambil rumput untuk pakan ternak. Menyaksikan api mulai membesar di area TPSA, warga tersebut segera melaporkan kejadian ke Polsek Waringinkurung agar pemadaman dapat dilakukan.
Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menjelaskan bahwa personel kepolisian langsung berkoordinasi dengan warga dan bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk berupaya memadamkan api. Kendati demikian, penyebab awal mula kebakaran masih belum diketahui karena letak TPSA yang jauh dari permukiman.
Kemenkes Kirim 160 Nakes Batch 2 ke NTT Perkuat Psikososial Korban Gempa

"Anggota Polsek Waringinkurung mengkonfirmasi ke warga setempat, penyebab kejadian tidak diketahui. Anggota ke TKP kebakaran lahan tersebut, untuk sementara api sedang coba dipadamkan," ujar Iptu Hari pada Sabtu (29/8).
Hari memaparkan bahwa lokasi TPSA tersebut pada mulanya merupakan lahan bekas galian bata yang dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai tempat pembuangan sampah.
Pria Kanada Ramal Indonesia Bakal Diguncang Gempa Dahsyat, BMKG Bilang Begini

Proses penjinakan api di lokasi menghadapi kendala cukup berat karena peristiwa berlangsung pada musim kemarau. Volume sampah yang sudah menggunung dan tertutup ilalang kering membuat api cepat menyebar. Petugas berfokus menuntaskan bara api yang terperangkap di bagian dalam tumpukan sampah agar kobaran tidak kembali menyala.






