Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Valuasi Pasar Keuangan RI Dinilai Murah, Outlook S&P Global Ratings Jadi Katalis Dana Asing

Bambang HandayaniDiterbitkan 2 Agu 2026 - 09.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Valuasi Pasar Keuangan RI Dinilai Murah, Outlook S&P Global Ratings Jadi Katalis Dana Asing
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar keuangan Indonesia saat ini tengah diwarnai oleh berbagai dinamika yang secara langsung memengaruhi pergerakan arus modal para pelaku pasar. Meskipun terdapat sejumlah tantangan besar yang masih membayangi pergerakan indeks, valuasi pasar keuangan Republik Indonesia saat ini dinilai sudah berada pada tingkat yang tergolong sangat murah. Kondisi valuasi yang sangat terjangkau ini dinilai membuka peluang strategis yang cukup besar bagi para investor untuk mulai mempertimbangkan langkah kembali masuk ke dalam pasar domestik. Hal tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam perbincangan mendalam mengenai arah investasi serta strategi manajer investasi dalam berburu imbal hasil terbaik di tengah kondisi pasar yang masih diliputi gejolak.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Pandangan komprehensif mengenai valuasi pasar keuangan yang sangat murah tersebut disampaikan secara langsung oleh Chief Executive Officer Pinnacle Investment, Guntur Putra. Pernyataan Guntur Putra ini mengemuka saat dirinya hadir sebagai narasumber utama dalam sebuah sesi dialog interaktif yang dipandu oleh presenter Andi Shalini. Perbincangan mengenai kondisi pasar keuangan terkini dan strategi investasi tersebut berlangsung dalam program Power Lunch yang disiarkan oleh jaringan televisi CNBC pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, dibahas secara rinci mengenai bagaimana pelaku pasar merespons rentetan situasi terkini dan berupaya mencari peluang keuntungan di balik tekanan sentimen yang ada.

Berdasarkan pemaparan dalam dialog tersebut, pasar keuangan saat ini memang sedang dihadapkan pada sejumlah sentimen negatif yang datang dari berbagai arah, baik dari tataran global maupun domestik. Dari sisi eksternal, tekanan utamanya bersumber dari eskalasi ketegangan geopolitik, khususnya perang di kawasan Timur Tengah yang masih terus berlanjut tanpa kepastian penyelesaian. Selain itu, pasar juga turut merespons secara hati-hati penilaian dari penyedia indeks global, yakni MSCI. Di tingkat domestik, sentimen negatif di pasar semakin bertambah seiring dengan adanya dinamika kepemimpinan di bank sentral, yang ditandai dengan mundurnya Gubernur Bank Indonesia. Berbagai faktor eksternal dan internal ini secara akumulatif menciptakan atmosfer ketidakpastian yang cukup tinggi di kalangan pelaku pasar keuangan.

Baca Juga

Memahami Dugaan Praktik Mafia Beras Fortifikasi dan Dampak Kerugiannya

Memahami Dugaan Praktik Mafia Beras Fortifikasi dan Dampak Kerugiannya

Untuk meredam dampak lanjutan dari berbagai sentimen negatif tersebut, terdapat harapan besar terhadap langkah-langkah strategis dari para pemangku kebijakan. Diharapkan bahwa kebijakan pemerintah Republik Indonesia ke depannya dapat diarahkan secara lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan perekonomian secara keseluruhan. Langkah strategis ini dinilai sangat penting agar dapat memberikan keyakinan baru sekaligus memulihkan kepercayaan para pelaku pasar yang beraktivitas di pasar keuangan Republik Indonesia. Di samping itu, pasar juga mendapatkan dukungan fundamental dari laporan lembaga pemeringkat internasional. Langkah S&P Global Ratings yang menetapkan outlook atau prospek peringkat utang jangka panjang Republik Indonesia tetap berada di level stabil menjadi sebuah sentimen positif yang sangat krusial di tengah gejolak ketidakpastian yang sedang terjadi.

Penetapan outlook peringkat utang jangka panjang di level stabil oleh S&P Global Ratings tersebut tidak hanya sekadar menjadi penahan laju pelemahan pasar, tetapi juga diyakini memiliki potensi dampak lanjutan yang sangat signifikan. Status yang stabil dari lembaga pemeringkat kredibel tersebut dinilai dapat berfungsi sebagai katalis utama bagi aliran dana asing ke dalam negeri. Dengan adanya prospek yang stabil, para investor global diharapkan dapat melihat bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik. Hal ini pada gilirannya diharapkan mampu mendorong kembali masuknya aliran modal atau dana asing ke dalam pasar domestik, memperkuat likuiditas, serta membantu proses pemulihan harga aset-aset keuangan nasional.

Baca Juga

TRIV Perluas Ekosistem Bisnis dan Perkuat Literasi Aset Digital

TRIV Perluas Ekosistem Bisnis dan Perkuat Literasi Aset Digital

Sementara menunggu meredanya ketidakpastian yang masih berlanjut akibat berbagai sentimen negatif tadi, para pelaku pasar menunjukkan perubahan perilaku investasi yang cukup jelas dan terukur. Para investor saat ini cenderung mengambil langkah perlindungan portofolio dengan mengalihkan dana investasi mereka ke kelas aset yang dinilai jauh lebih aman. Dalam situasi yang penuh gejolak seperti sekarang, instrumen investasi seperti obligasi dan pasar uang menjadi pilihan utama yang paling diminati oleh para pemodal. Tidak hanya menawarkan tingkat keamanan yang relatif lebih tinggi dibandingkan instrumen berisiko tinggi, obligasi dan pasar uang juga dinilai masih mampu menjanjikan tingkat imbal hasil yang menarik bagi para investor di tengah situasi pasar yang belum sepenuhnya stabil.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiBank Indonesiapasar keuanganObligasiS&P Global RatingsPinnacle Investment

Berita Terbaru Lainnya

Daftar 13 Kereta Api dari Stasiun Gambir yang Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Acara di MonasMengenal Bougainville, Calon Negara Baru di Dekat Indonesia yang Akan Merdeka pada 2030Ledakan Bom Rakitan di Dekat Restoran Mewah Moskow Tewaskan Tiga OrangRyan McAidoo Curi Perhatian Enzo Maresca di Laga Pramusim Manchester City vs Inter MilanPolda Metro Jaya Agendakan Pemeriksaan Vicky Prasetyo Terkait Dua Laporan Dugaan PenipuanDilema Berbagi Lokasi dengan Pasangan, Antara Rasa Aman dan PrivasiJadwal Tayang House of the Dragon Season 3 Episode 7 dan Bocoran CeritaDaftar Film Baru dan Promo Bioskop Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap