Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan peninjauan secara langsung ke fasilitas PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory yang berlokasi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan peninjauan pabrik perakitan kendaraan listrik tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (30/7). Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangka melihat perkembangan sektor otomotif bertenaga listrik di Tanah Air. Dalam kesempatan tersebut, Gibran secara khusus menegaskan betapa pentingnya upaya untuk terus memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan sektor industri. Penguatan sinergi ini dinilai krusial guna menyiapkan ketersediaan sumber daya manusia yang mampu bersikap adaptif terhadap berbagai perkembangan teknologi masa kini, khususnya yang berkaitan erat dengan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Pernyataan resmi mengenai kunjungan kerja dan penegasan Wakil Presiden tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden pada hari Jumat (31/7).
Pada saat memberikan keterangan dalam agenda peninjauan tersebut, Gibran menitipkan pesan secara khusus kepada seluruh elemen akademika yang hadir. Ia mengajak para mahasiswa, seluruh pelajar, serta tenaga pendidik seperti guru dan dosen untuk ikut ambil bagian dalam kemajuan teknologi ini. Wakil Presiden mendorong agar seluruh pihak di lingkungan pendidikan tersebut dapat berpartisipasi secara aktif dan menjalin kerja sama yang kuat dengan para pelaku industri di lapangan. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara sekolah, perguruan tinggi, dan pihak pabrikan merupakan kunci utama agar generasi muda siap menghadapi tantangan zaman.
Lebih jauh, Gibran mengusulkan beberapa langkah konkret untuk mewujudkan kerja sama yang produktif antara lembaga pendidikan dan sektor industri otomotif. Salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan adalah pelaksanaan riset atau penelitian bersama yang melibatkan akademisi dan praktisi industri. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya penyelarasan kurikulum pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi agar senantiasa relevan dengan perubahan teknologi yang terjadi. Menurut Wakil Presiden, materi yang dipelajari oleh para siswa di bangku sekolah harus memiliki kesinambungan atau terhubung langsung dengan perkembangan terbaru serta kebutuhan nyata yang ada di dalam industri kendaraan listrik saat ini.
Hari Ke-9 Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api dan Asap Tak Lagi Terlihat

Di samping menuntut penyesuaian dari pihak institusi pendidikan, Gibran juga mengingatkan bahwa para pelaku industri memiliki tanggung jawab yang sama besar. Ia menyatakan bahwa pihak industri harus turut serta memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan dunia pendidikan nasional. Tidak hanya sebatas pada aspek pendidikan formal, Wakil Presiden juga menilai bahwa industri memegang peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat luas. Hal ini mencakup langkah-langkah edukasi pasar yang komprehensif untuk membangun kesadaran publik mengenai beragam manfaat dan pentingnya penggunaan kendaraan listrik, baik itu berupa sepeda motor listrik maupun mobil listrik, sebagai bagian dari percepatan transisi energi di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, putra sulung dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo tersebut, turut memberikan pandangannya mengenai aspek strategis dari pemanfaatan kendaraan listrik. Ia menggarisbawahi bahwa pengembangan ekosistem motor listrik bukan semata-mata memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan hidup. Lebih dari itu, peralihan ke kendaraan bermotor berbasis baterai ini merupakan sebuah langkah strategis yang sangat diperlukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Gibran menjelaskan bahwa penggunaan motor listrik dapat menjadi salah satu solusi utama dalam upaya negara melakukan penghematan anggaran secara masif, terutama yang berkaitan dengan pengurangan ketergantungan terhadap impor minyak dan bahan bakar minyak (BBM) dari luar negeri.
Serial Widow's Bay Mendominasi Emmy Awards 2026

Upaya berkelanjutan untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan sektor manufaktur ini ternyata sejalan dengan visi besar pimpinan nasional. Langkah strategis yang didorong oleh Gibran tersebut selaras dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden telah menekankan betapa pentingnya proses pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Keselarasan antara kurikulum pendidikan dan dinamika industri ini dipandang sebagai fondasi yang sangat vital guna mendukung suksesnya program hilirisasi serta agenda industrialisasi nasional yang saat ini tengah digenjot oleh pemerintah.
Rangkaian peninjauan di pabrik perakitan PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara serta pimpinan daerah setempat yang ikut mendampingi Wakil Presiden. Dalam agenda kunjungan kerja ini, Gibran didampingi secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa. Selain kehadiran jajaran dari Sekretariat Wakil Presiden, pejabat dari lingkungan pemerintah daerah juga turut hadir meninjau fasilitas perakitan tersebut. Para pejabat daerah yang mendampingi Gibran meliputi Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, serta Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid.






