Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Pengelola Mal di Surabaya Turunkan Pagar Tinggi

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 09.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Wali Kota Eri Cahyadi Minta Pengelola Mal di Surabaya Turunkan Pagar Tinggi
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemandangan berbeda tampak pada beberapa pusat perbelanjaan di Surabaya belakangan ini dengan berdirinya pagar-pagar besi menjulang tinggi di area depan gedung. Keberadaan struktur pembatas baru ini sempat memicu perbincangan hangat di media sosial. Merespons fenomena tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta pihak pengelola mal untuk memangkas ketinggian pagar mereka agar tidak merusak keindahan tata kota yang selama ini telah tertata rapi.

Menurut Eri Cahyadi, pemasangan pagar yang terlalu tinggi justru dapat merusak estetika dari arsitektur bangunan pusat perbelanjaan itu sendiri. Ia menegaskan bahwa imbauan ini bukan berarti meminta pengelola untuk membongkar total seluruh pagar yang sudah terpasang, melainkan hanya menyesuaikan tingginya agar lebih ramah dipandang. Berdasarkan pantauan pemerintah kota, sejauh ini hanya ada dua atau tiga mal saja di Surabaya yang mendirikan pagar pembatas dengan ukuran sangat tinggi. Eri menekankan bahwa Surabaya merupakan kota yang aman, sehingga tidak memerlukan pembatas fisik yang terlalu masif dan mencolok.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Pembangunan pagar pengaman ini terlihat di beberapa pusat perbelanjaan di bawah pengelolaan Pakuwon Group. Di Pakuwon Mall yang berlokasi di Surabaya Barat, telah terpasang pagar besi model palisade berwarna hijau setinggi 2,5 meter dengan ujung yang meruncing. Sementara itu, di Royal Plaza yang berada di Surabaya Selatan, pembangunan fisik berupa kolom pagar beton dan besi runcing diperkirakan mencapai ketinggian hingga 3 meter. Selain kedua mal tersebut, pengerjaan pagar juga mulai dilakukan di Pakuwon City Mall di Surabaya Timur dan Tunjungan Plaza di Surabaya Pusat. Di luar Surabaya, fenomena serupa juga dijumpai di Mal Kota Kasablanka yang terletak di Jakarta.

Baca Juga

Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham SpaceX Merosot 14 Persen

Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham SpaceX Merosot 14 Persen

Langkah pemasangan pagar pembatas di area mal ini sempat memicu spekulasi publik yang mengaitkannya dengan isu perlambatan ekonomi. Namun, Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi membantah keras anggapan tersebut. Ia menyatakan bahwa kondisi bisnis Pakuwon Group berkinerja sangat baik pada semester pertama tahun 2026. Karena berstatus sebagai perusahaan terbuka (Tbk), laporan keuangan mereka dapat diakses secara transparan oleh publik kapan saja. Pihak pengelola menegaskan bahwa pembuatan pagar tersebut murni ditujukan untuk meningkatkan faktor keamanan bagi para pengunjung, bukan untuk mengantisipasi potensi aksi massa.

Selain faktor keamanan internal mal, keselamatan pejalan kaki di sekitar area luar pusat perbelanjaan juga menjadi perhatian serius pemerintah kota. Sebagai contoh, di sekitar Tunjungan Plaza, banyak pengunjung yang kerap menyeberang jalan sembarangan di Jalan Basuki Rahmat. Padahal, fasilitas penyeberangan berupa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sudah lama tersedia di kawasan padat lalu lintas tersebut.

Baca Juga

Permintaan Isuzu Traga AC Melonjak Tinggi, PT IAMI Pacu Kapasitas Produksi

Permintaan Isuzu Traga AC Melonjak Tinggi, PT IAMI Pacu Kapasitas Produksi

Guna mengantisipasi perilaku menyeberang sembarangan yang berisiko tinggi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya mengambil langkah cepat dengan memasang pembatas jalan berupa barrier beton di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. Penggunaan material beton sengaja dipilih dibandingkan pembatas berbahan plastik. Langkah ini diambil karena pembatas plastik dinilai sangat mudah digeser oleh pejalan kaki yang tidak tertib, yang pada akhirnya dapat memicu kecelakaan fatal dan membahayakan para pengendara kendaraan bermotor yang sedang melintas di jalan raya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

surabayatata kotaPakuwon GroupEri Cahyadi

Berita Terbaru Lainnya

Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham SpaceX Merosot 14 PersenPermintaan Isuzu Traga AC Melonjak Tinggi, PT IAMI Pacu Kapasitas ProduksiKali Bekasi Tercemar Berat, DLH Kota Bekasi Desak Penanganan Lintas Daerah dan Imbau Warga WaspadaPemerintah Siapkan Revisi Aturan Ekspor Mineral Terkait Logam Tanah JarangRasio Gini Naik pada Maret 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Tekan KetimpanganEkonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Belanja Pemerintah dan Investasi Jadi PenopangPolda Sumbar Segera Gelar Sidang Etik AKBP F Terkait Dugaan Pelecehan PolwanPemerintah Pastikan Situasi Keamanan Terkendali di Tengah Isu Demo Agustus

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap