Skuad Madura United saat ini tengah memasuki fase awal persiapan pramusim menjelang bergulirnya kompetisi baru. Dalam masa krusial ini, tim yang dikenal dengan julukan Laskar Sape Kerrab tersebut berada di bawah arahan pelatih baru berkebangsaan Portugal, Ze Gomes. Menjalani hari-hari pertama setelah libur panjang kompetisi, proses adaptasi kembali ke lapangan hijau menjadi fokus utama. Setelah memimpin langsung jalannya dua hari sesi latihan perdana, sang juru taktik secara terbuka memberikan penilaian yang sangat jujur mengenai kondisi kebugaran dan kesiapan anak-anak asuhnya saat ini.
Kembalinya para pemain ke rutinitas latihan setelah masa rehat yang cukup lama tentu membawa tantangan tersendiri. Ze Gomes menyadari sepenuhnya bahwa performa kolektif maupun individu skuad Madura United belum menyentuh level maksimal. Ia menilai wajar apabila kondisi fisik para pemain mengalami penurunan dan sentuhan bola mereka di atas lapangan masih jauh dari kata sempurna. Kendati menyadari adanya kekurangan pada tahap awal ini, mantan pelatih Arema FC tersebut sama sekali tidak menunjukkan kepanikan dan justru memandang situasi ini sebagai bagian dari proses pembentukan tim.
Sikap tenang sang pelatih didasari oleh panjangnya durasi persiapan yang dimiliki oleh klub. Merujuk pada keterangan resmi yang dikutip dari laman resmi I.League pada hari Ahad, Ze Gomes mengungkapkan perasaannya terkait kembalinya para pemain ke lapangan. Ia menyatakan bahwa memimpin latihan perdana tersebut merupakan sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan baginya. Walaupun secara objektif ia mengetahui bahwa para pemain belum berada dalam kondisi puncak, ketersediaan waktu yang masih sangat panjang memberikan ruang yang cukup bagi staf pelatih untuk merancang program pemulihan dan peningkatan performa yang terukur secara bertahap.
Pramono Pastikan Jakarta Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Targetkan Indonesia Juara

Fokus utama Ze Gomes saat ini adalah memanfaatkan seluruh sisa waktu yang ada untuk mematangkan persiapan Laskar Sape Kerrab. Dengan jadwal sepak mula musim kompetisi 2026/2027 yang baru akan diselenggarakan pada bulan September mendatang, durasi pramusim yang tersedia menjadi modal yang sangat berharga. Sang pelatih menetapkan target yang jelas selama periode ini, yakni meletakkan dasar atau fondasi permainan yang kuat sekaligus menggenjot ketahanan fisik para pemain. Ia meyakini bahwa dengan memaksimalkan waktu persiapan yang panjang, dirinya dapat membangun kekuatan tim yang jauh lebih tangguh dan siap tempur.
Di luar urusan teknis dan taktik di atas lapangan, Ze Gomes juga menyempatkan diri untuk menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak di balik layar. Pelatih asal Portugal ini mengungkapkan rasa senangnya bisa menjadi bagian dari keluarga besar Madura United. Ia memberikan penghargaan yang tinggi kepada jajaran manajemen klub yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Bagi Ze Gomes, mandat untuk menakhodai tim yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura ini merupakan sebuah tanggung jawab besar yang siap ia emban dengan komitmen penuh selama masa persiapan hingga kompetisi berjalan nanti.
PSS Sleman vs Madura United, Misi Bangkit Super Elang Jawa di Maguwoharjo

Langkah taktis dan optimisme yang dibangun oleh Ze Gomes ternyata sejalan dengan visi dari pihak manajemen klub. Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, turut menyuarakan harapan yang serupa terkait masa pramusim ini. Umar meminta agar seluruh jajaran tim pelatih beserta para pemain dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dalam menghadapi tantangan di depan mata. Ia menekankan betapa pentingnya memaksimalkan setiap waktu luang yang ada saat ini agar skuad Laskar Sape Kerrab dapat menatap musim baru dengan tingkat daya saing yang jauh lebih kompetitif di arena pertandingan.






