Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Zulkifli Hasan Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Bukan Pesaing Minimarket dan Warung Madura

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 01.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Zulkifli Hasan Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Bukan Pesaing Minimarket dan Warung Madura
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara resmi menampik anggapan publik yang menyamakan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dengan entitas bisnis ritel pada umumnya. Penolakan ini disampaikan secara langsung guna meluruskan pandangan yang menyebutkan bahwa lembaga tersebut tidak akan pernah mampu menghadapi persaingan bisnis melawan dominasi jaringan minimarket waralaba maupun warung Madura. Menurut penilaiannya, pemahaman sebagian masyarakat mengenai fungsi utama dari koperasi bentukan pemerintah ini masih sangat jauh dari kenyataan. Ia menegaskan bahwa institusi tersebut beroperasi sama sekali bukan sebagai sebuah supermarket yang ditujukan untuk mengejar keuntungan komersial di tengah persaingan pasar ritel.

Klarifikasi mendalam mengenai kedudukan dan status koperasi tersebut mengemuka ketika perwakilan pemerintah menghadiri sebuah forum diskusi terbuka bersama kalangan akademisi dan mahasiswa. Tepatnya pada hari Senin, tanggal 27 Juli 2026, Zulkifli Hasan hadir untuk memenuhi undangan resmi dalam agenda Musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia XIX. Pertemuan berskala nasional yang mempertemukan berbagai perwakilan mahasiswa dengan pihak pemerintah ini diselenggarakan di lingkungan kampus Politeknik Negeri Semarang. Dalam kesempatan tatap muka tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan mendapatkan pertanyaan tajam sekaligus kritik langsung dari salah satu peserta yang hadir mengenai daya saing nyata dari program koperasi desa tersebut.

Kritik spesifik mengenai kapasitas operasional lembaga ini dilontarkan oleh seorang mahasiswi yang merupakan perwakilan dari Universitas Islam Sultan Agung. Mahasiswi dari perguruan tinggi yang akrab disingkat Unissula tersebut secara terbuka mempertanyakan apakah Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih benar-benar memiliki kemampuan mumpuni untuk bersaing secara kompetitif dengan minimarket waralaba. Tidak hanya sekadar bertanya, mahasiswi tersebut juga secara tegas menyatakan keyakinannya bahwa entitas pemerintah itu dipastikan tidak akan bisa berkompetisi dengan ritel modern. Lebih dari itu, ia juga meyakini bahwa entitas bisnis rakyat seperti warung Madura memiliki potensi untuk meraup untung yang jauh lebih besar jika disandingkan dengan koperasi desa tersebut.

Baca Juga

Kemensos Mulai Keluarkan Penerima PKH dan Sembako dari Desil 5-10

Kemensos Mulai Keluarkan Penerima PKH dan Sembako dari Desil 5-10

Merespons rentetan keraguan serta perbandingan yang diajukan oleh perwakilan mahasiswa Unissula tersebut, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman yang sangat masif di kalangan masyarakat luas. Ia meminta publik untuk segera mengubah sudut pandang mereka dalam menilai kehadiran dan tujuan pembentukan lembaga ini. Secara lugas, ia mengutarakan di hadapan para mahasiswa bahwa Koperasi Desa Merah Putih pada dasarnya bukanlah sebuah supermarket. Sebaliknya, ia mendefinisikan koperasi tersebut murni sebagai bagian dari infrastruktur resmi milik pemerintah yang dibangun khusus untuk menunjang program-program strategis negara, dan bukan diposisikan sebagai kompetitor bagi para pelaku usaha kecil maupun jaringan ritel waralaba.

Dalam upayanya memberikan pemahaman yang utuh kepada publik, Menteri Koordinator Bidang Pangan juga menyoroti adanya dinamika penolakan yang kerap muncul di berbagai platform daring. Ia mengungkapkan fakta bahwa setiap kali pihak pemerintah berupaya memberikan penjelasan resmi mengenai apa sebenarnya Koperasi Desa Merah Putih, mereka justru selalu mendapatkan serangan tajam melalui media sosial. Zulkifli Hasan menggambarkan situasi yang tidak seimbang tersebut dengan menyatakan bahwa ketika pemerintah memberikan satu penjelasan mengenai program ini, serangan balasan yang datang dari pihak luar bisa mencapai seribu kali lipat akibat banyaknya pihak yang terlanjur salah paham mengenai esensi dan tujuan program pemerintah ini.

Baca Juga

Harga Minyak Melejit, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah |Republika Online

Harga Minyak Melejit, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah |Republika Online

Lebih jauh dalam penjelasannya, Zulkifli Hasan memaparkan alasan paling mendasar mengapa infrastruktur pemerintah ini mutlak perlu didirikan di tingkat desa dan kelurahan. Fungsi utama dari lembaga ini pada masa mendatang adalah bertindak sebagai jalur resmi untuk menyalurkan berbagai barang yang mendapatkan subsidi dari negara. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk memperbaiki sistem distribusi bantuan pemerintah yang selama ini dinilai masih sangat bermasalah di lapangan. Berdasarkan data dan temuan resmi dari Dewan Ekonomi Nasional, ia menyebutkan bahwa sebanyak tujuh puluh persen penyaluran barang-barang bersubsidi maupun barang bantuan dari pemerintah saat ini masih berstatus tidak tepat sasaran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Zulkifli HasanKoperasi Desa Merah PutihMinimarketWarung MaduraSubsidi PemerintahBEM SI

Berita Terbaru Lainnya

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Operasional KRL Sempat DihentikanAyah dan Anak Patungan Beli Mal di Singapura Rp 4,3 TriliunAlasan Penyaluran MBG ke 1.653 Sekolah Dihentikan dan Skema PengalihannyaDesil Bukan Satu-satunya Kriteria dalam Penyaluran BansosPolisi Tangkap 8 Pelaku Pencurian di Lokasi Kebakaran JayapuraBiksu Ditangkap Gegara Skandal Seks-Gelapkan Uang Kuil Rp53 MiliarSempat Tak Beroperasi Usai Gempa, KRL Kembali Buka, Kecuali Lintas TangerangBreaking! Gempa Bumi M 5,9 di Kepulauan Seribu Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap