Operasi pencarian korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari keempat pada Rabu (16/9) dengan 129 orang yang masih dinyatakan hilang. Dari total 243 penumpang beserta awak yang berada di atas kapal, baru 114 orang yang berhasil ditemukan sejak laporan awal masuk pada Senin (14/9).
Upaya penyisiran tim SAR gabungan pada Rabu baru mendapati sejumlah barang dan atribut yang diduga milik korban maupun bagian kapal yang terapung di permukaan laut. Penyelaman untuk mencari korban di dalam badan kapal yang terbalik belum membuahkan hasil karena terhalang kondisi alam ekstrem.
Kendala Arus Bawah Laut
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa pencarian bawah air terhambat oleh derasnya arus laut di titik koordinat kejadian. Kecepatan arus tercatat berada di kisaran 6 hingga mendekati 7 knot, melampaui batas aman rekomendasi penyelaman yang idealnya berada di bawah 1,5 knot.
Diresmikan Prabowo, Berapa Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai?

Akibat kondisi tersebut, para penyelam yang sempat diturunkan ke laut harus segera ditarik kembali ke permukaan demi keselamatan personel SAR. Kendala arus kencang ini membuat penyisiran langsung ke dalam bangkai kapal berisiko tinggi bila terus dipaksakan tanpa rekayasa teknis.
Rencana Membalikkan Badan Kapal
Menyikapi tantangan cuaca dan arus bawah air tersebut, Basarnas mulai merancang opsi operasi salvage. Rencana ini bertujuan membalikkan posisi badan kapal KM Virgo Transport 8 ke posisi semula agar tim penyelamat dapat masuk menyisir kompartemen kapal dan mengevakuasi korban yang mungkin terjebak di dalamnya.
Sejumlah pakar teknis dari dalam negeri maupun luar negeri telah tiba di Banjarmasin untuk mematangkan strategi tersebut. Para ahli dijadwalkan melakukan pengamatan dari udara guna membaca kondisi fisik kapal dan perairan sekitarnya sebelum menentukan langkah serta peralatan khusus yang dibutuhkan dalam rapat koordinasi.
BGN Tutup Sementara 1.276 Dapur MBG Tak Laik Higiene

Berdasarkan estimasi awal tim ahli, proses pekerjaan salvage diperkirakan memakan waktu sekitar 24 jam, tergantung pada dinamika cuaca dan tantangan teknis di lapangan. Setelah seluruh proses pencarian dan evakuasi korban tuntas, badan kapal nantinya ditarik menuju daratan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melintasi Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal pengangkut tersebut diketahui bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9) dengan tujuan akhir Banjarmasin.






