Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis

Togar SiregarDiterbitkan 8 Agu 2026 - 00.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Sebanyak 25 orang dilaporkan mengalami keracunan makanan di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Peristiwa keracunan massal ini diduga kuat terjadi setelah para korban mengonsumsi menu makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar mengenai dugaan keracunan makanan ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, peristiwa dugaan keracunan akibat makanan bergizi gratis tersebut terjadi pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Penanganan cepat segera dilakukan oleh pihak berwenang guna menyelamatkan para korban yang terdampak.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Para korban yang mengalami keracunan makanan ini diketahui berasal dari lingkungan sekolah dasar, tepatnya dari SD Ciherang 01. Jumlah korban yang tercatat hingga saat ini mencapai 25 orang. Dari total 25 korban tersebut, seluruhnya merupakan warga sekolah yang terdiri dari guru dan siswa di SD Ciherang 01. Mereka mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program tersebut pada hari Kamis lalu. Lokasi sekolah dan tempat tinggal para korban berada di wilayah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setelah mengonsumsi hidangan yang disajikan, para korban mulai merasakan sejumlah gejala klinis yang mengindikasikan adanya keracunan makanan. Gejala-gejala yang dirasakan oleh 25 guru dan siswa SD Ciherang 01 tersebut meliputi rasa mual yang hebat, muntah-muntah, diare, sakit perut yang melilit, hingga sakit kepala. Karena kondisi fisik para korban yang terus menurun akibat gejala-gejala tersebut, mereka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, yaitu Puskesmas Dramaga. Di Puskesmas Dramaga, puluhan korban langsung mendapatkan tindakan medis dan perawatan intensif dari petugas kesehatan guna memulihkan kondisi fisik mereka.

Baca Juga

Polisi Ungkap Kronologi dan Hasil Forensik Kematian Eks Istri Anggota Polri di Medan

Polisi Ungkap Kronologi dan Hasil Forensik Kematian Eks Istri Anggota Polri di Medan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut terdiri dari beberapa jenis hidangan. Menu makanan yang disajikan kepada para siswa dan guru SD Ciherang 01 meliputi nasi putih, lauk telur balado, tempe goreng, serta sayur tumis wortel yang dilengkapi dengan jagung dan brokoli. Selain itu, menu makanan tersebut juga menyertakan buah anggur sebagai pelengkap. Makanan yang dikonsumsi oleh para korban ini diketahui diproduksi dan berasal dari sebuah dapur yang lokasinya masih berada di wilayah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Menanggapi insiden keracunan makanan ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Dramaga segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Kapolsek Dramaga AKP AM Zalukhu menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini bekerja sama secara aktif dengan unsur Muspika (musyawarah pimpinan kecamatan) Dramaga dan pihak Puskesmas setempat. Kerja sama lintas sektoral ini difokuskan sepenuhnya untuk memastikan penanganan medis berjalan lancar. Prioritas utama dari Polsek Dramaga, Muspika, dan Puskesmas Dramaga saat ini adalah memberikan pengobatan serta mempercepat proses pemulihan kesehatan bagi seluruh korban yang sedang dirawat.

Baca Juga

Bareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung

Bareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung

Hingga saat ini, upaya penanganan medis terhadap 25 korban yang terdiri dari guru dan siswa SD Ciherang 01 masih terus berlangsung di Puskesmas Dramaga. Kolaborasi antara Polsek Dramaga, unsur Muspika, dan pihak Puskesmas di wilayah Kecamatan Dramaga sangat penting untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik. Kejadian dugaan keracunan makanan bergizi gratis di Desa Ciherang ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait di wilayah Bogor, Jawa Barat. Semua pihak kini berharap agar kondisi kesehatan para korban dapat segera pulih sepenuhnya setelah menerima pengobatan intensif dari tim medis.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisBogorKeracunan MakananSD Ciherang 01Dramaga

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Ungkap Kronologi dan Hasil Forensik Kematian Eks Istri Anggota Polri di MedanBareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal di BelitungRS Pusri Palembang Akhiri Kerja Sama dengan Dokter yang Hina Pasien BPJSPolda Babel Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penampungan 52,5 Ton Bijih Timah Ilegal di BelitungKPK Bakal Panggil Kepala Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Temuan Uang Sin$8.500TNI AD Tegaskan Pemegang Sertifikat Pramuka Garuda Tetap Wajib Ikuti Seleksi PrajuritKemensos Bentuk Tim Khusus Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat PermanenKorlantas Polri Pastikan Isu Tilang Manual Menyeluruh dan Kenaikan Denda 150 Persen Adalah Hoaks

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap