Aparat kepolisian menangkap delapan orang terduga pelaku perusakan 13 rumah warga dan belasan kendaraan di Sarsiantar, Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Penangkapan berlangsung menyusul insiden kericuhan yang pecah pada Sabtu (12/9).
Penangkapan dilakukan pada Senin (14/9) oleh tim gabungan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polres Humbahas. Delapan pria yang diamankan seluruhnya merupakan warga Kecamatan Dolok Sanggul, masing-masing berinisial MS (60), PS (49), TBS (42), HS (65), TGS (66), IS (43), SS (38), dan TS (36).
Kasi Humas Polres Humbahas Bripda Jafar Simanjuntak menerangkan bahwa satu di antara delapan terduga pelaku diamankan karena sempat melawan petugas saat proses pembubaran massa. Seluruh terduga pelaku beserta dua orang saksi kini telah dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani proses pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut. Kasus kericuhan ini pun resmi dilimpahkan penanganannya ke Ditreskrimum Polda Sumut.
Bima Arya, Pemerintah Daerah Kunci Percepatan Transisi Energi

Kericuhan berujung perusakan tersebut dipicu oleh konflik sengketa lahan antara kelompok Raja Bius Manullang dan kelompok Opung Patar Munte. Ketegangan memuncak saat sebuah pondok milik kelompok Raja Bius Manullang terbakar di area sengketa pada Sabtu (12/9) pagi. Kelompok tersebut menduga pembakaran dilakukan oleh pihak Opung Patar Munte, hingga memicu bentrokan dan aksi anarkis sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka. Selain itu, kerugian materiil mencakup kerusakan pada 13 rumah warga, satu bangunan Resto Gracia, tujuh unit kendaraan roda empat, satu unit kendaraan roda enam, serta tujuh unit kendaraan roda dua.
16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum Padam

Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho menyatakan bahwa pascaperusakan, personel kepolisian tetap disiagakan di lokasi kejadian untuk menggelar patroli berkala guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah tersebut kembali aman dan kondusif.






