Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Di DPR, Sherly Tjoanda Curhat Tak Dapat Kepastian 16 Ribu Ha Tanah untuk Petani

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 15 Sep 2026 - 15.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Di DPR, Sherly Tjoanda Curhat Tak Dapat Kepastian 16 Ribu Ha Tanah untuk Petani
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhannya terkait lambatnya proses redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di wilayahnya. Di hadapan Komisi II DPR, ia mengungkapkan bahwa 16.000 hektare lahan yang telah diverifikasi dan dinyatakan berstatus clear hingga kini belum memperoleh kepastian untuk dibagikan kepada para petani.

Hal tersebut disampaikan Sherly dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026). Ia memaparkan bahwa Maluku Utara secara keseluruhan memiliki potensi TORA seluas 36.200 hektare. Namun, realisasi redistribusi dan sertifikasinya baru mencapai 32 persen atau sekitar 11.700 hektare, sementara 24.500 hektare atau 68 persen sisanya masih belum selesai.

Dari sisa lahan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah memverifikasi 16.000 hektare dan mengusulkannya melalui Kantor Wilayah BPN ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sejak akhir 2025. Kendati demikian, tindak lanjut atas usulan tersebut belum membuahkan hasil nyata.

Baca Juga

Bima Arya, Pemerintah Daerah Kunci Percepatan Transisi Energi

Bima Arya, Pemerintah Daerah Kunci Percepatan Transisi Energi

Sherly menjelaskan, informasi terakhir yang diterima pihaknya menyebutkan eksekusi lahan itu berada di Bank Tanah untuk dijadikan Hak Pengelolaan (HPL) terlebih dahulu, sebelum nantinya dialokasikan dalam bentuk hak pakai bagi petani. Ketidakpastian ini dinilai menghambat upaya pemberdayaan masyarakat di daerahnya, mengingat sekitar 60 persen penduduk Maluku Utara bermata pencaharian sebagai petani.

Kepastian legalitas dan redistribusi tanah dipandang krusial guna mendukung program prioritas presiden terkait hilirisasi kelapa. Menurut Sherly, alokasi lahan seluas 1 hingga 2 hektare bagi satu keluarga petani dapat berdampak langsung pada peningkatan pendapatan serta pengentasan kemiskinan.

Baca Juga

16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum Padam

16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum Padam

Atas dasar kondisi tersebut, Sherly mendorong agar kepala daerah yang ditunjuk sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tidak hanya dibebani tanggung jawab administratif, melainkan turut dibekali kewenangan eksekusi yang jelas. Ia juga mengusulkan adanya kepastian tenggat waktu proses, misalnya 30 atau 60 hari, agar pemerintah daerah memiliki mekanisme eskalasi yang jelas ketika permohonan tertahan.

Mendengar keluhan tersebut, Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda langsung menyentil pihak Kementerian ATR/BPN yang hadir dalam forum. Ia menyinggung lambatnya kejelasan lahan tersebut di hadapan Wakil Menteri ATR/BPN karena prosesnya telah terkatung-katung selama kurang lebih satu tahun.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Komisi II DPRMaluku Utara

Berita Terbaru Lainnya

Bima Arya, Pemerintah Daerah Kunci Percepatan Transisi Energi16 Jam Berlalu, Kebakaran Timbunan Sampah di Ciumbuleuit, Bandung, Belum PadamKebakaran Hutan Pinus di Sadang Kebumen Hanguskan 2,5 Hektare Lahan8 Terduga Perusak Rumah dan Kendaraan di Humbahas DitangkapKPK Panggil Lagi Waka DPRD Kota Bengkulu Terkait Kasus Bupati Rejang LebongWN China Ditangkap karena Buru dan Santap Penyu di Raja AmpatHari Ke-9 Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api dan Asap Tak Lagi TerlihatPaduan Olahraga dan Jejaring Bantu Pemulihan Gempa NTT

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap