Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Abraham Samad, Indonesia Butuh Grand Design Pemberantasan Korupsi

Wahyu SuryaniDiterbitkan 5 Sep 2026 - 15.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Abraham Samad, Indonesia Butuh Grand Design Pemberantasan Korupsi
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai praktik korupsi di Indonesia telah bertransformasi ke tingkat yang kian mengkhawatirkan melalui skema korupsi penaklukan negara atau state capture corruption. Menghadapi situasi ini, penanganan korupsi dinilai memerlukan perbaikan sistem peradilan pidana sekaligus grand design pemberantasan korupsi yang terpadu dan menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Abraham Samad saat berbicara dalam forum Generasi Indonesia Bertutur di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Menurutnya, praktik korupsi di tanah air saat ini tidak lagi sebatas pencurian uang negara secara konvensional, melainkan telah melibatkan infiltrasi kepentingan tertentu yang secara langsung memengaruhi institusi serta perumusan kebijakan publik.

Abraham menilai kelemahan mendasar dalam pemberantasan jenis korupsi ini berakar dari institusi dan mekanisme penegakan hukum itu sendiri. Indonesia dinilai belum mampu menindak praktik state capture corruption secara efektif, khususnya ketika aparat penegak hukum kehilangan independensi atau menyalahgunakan wewenang yang diembannya sehingga arah pemberantasan korupsi kehilangan orientasi substansial.

Baca Juga

Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin Dikenal

Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin Dikenal

Selain persoalan penegakan hukum, forum tersebut juga mengulas dinamika transformasi digital dan tantangan peradaban nasional. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyoroti pergeseran di ruang digital yang berpotensi mereduksi nalar publik menjadi sekadar luapan emosi. Ia mengingatkan bahwa kecerdasan artifisial merupakan agen yang bekerja tanpa rasa, sehingga generasi muda perlu mengarahkan perannya menjadi pencipta gagasan (idea creator) daripada sekadar pembuat konten (content creator).

Pada kesempatan yang sama, pakar perubahan Rhenald Kasali memaparkan fenomena disrupsi manusia (human disruptions). Kemajuan teknologi dinilai tidak sekadar merombak lanskap bisnis dan aktivitas operasional, melainkan turut mengubah perilaku manusianya. Perubahan ini membuat akses informasi tersebar luas di berbagai lini dan menghilangkan monopoli pengetahuan yang sebelumnya terkonsentrasi di kampus atau sekolah.

Baca Juga

Cerita Warga Melihat Detik-detik Erupsi Anak Krakatau di Tengah Laut

Cerita Warga Melihat Detik-detik Erupsi Anak Krakatau di Tengah Laut

Menanggapi derasnya arus perubahan global dan tantangan tata kelola, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama bangsa. Indonesia diposisikan sebagai civilizational state yang memiliki warisan peradaban panjang dan kemajemukan budaya. Kebudayaan dipandang sebagai investasi bernilai strategis yang menyediakan modal ekonomi, instrumen soft power, dan stabilitas bangsa, bukan sebagai beban biaya semata.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKorupsiHukum

Berita Terbaru Lainnya

Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin DikenalCerita Warga Melihat Detik-detik Erupsi Anak Krakatau di Tengah LautTAUD Kecewa Vonis 2 TNI Kasus Andrie Yunus Lebih Ringan dan Tak DipecatWarga Desak Operator Patuhi Kebijakan Sisa Kuota Internet Tak Boleh HangusDarurat Asap di Sarawak, Raja Malaysia Resmi Tetapkan Status Bencana di SerianSudah 12 Jam Kebakaran Lapak di Jakbar Belum Padam, Begini KondisinyaKDKMP Didorong Jadi Pusat Perputaran Ekonomi Masyarakat DesaBMKG Sebut Dentuman di Bandung Tak Terkait Erupsi Anak Krakatau, Ini Alasannya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap