Berita Viral Terkini

Ajil Ditto Menemukan Makna Ketegaran Lewat Kolaborasi dengan Aktor Disabilitas dalam Film Istimewa

Uria KilaPublished 26 Jul 2026 - 21.330 Reads
Bagikan WhatsAppX
Ajil Ditto Menemukan Makna Ketegaran Lewat Kolaborasi dengan Aktor Disabilitas dalam Film Istimewa
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Dalam industri seni peran, pengalaman sering kali dianggap sebagai modal utama untuk menaklukkan sebuah karakter. Namun, bagi aktor muda Ajil Ditto, proyek film terbarunya yang bertajuk "Istimewa" justru membalikkan asumsi tersebut. Beradu akting dengan para penyandang disabilitas yang baru pertama kali mencicipi dunia seni peran, Ajil justru menemukan bahwa tantangan terbesar bukan datang dari lawan mainnya, melainkan dari dalam dirinya sendiri. Film debut produksi Kairos Pictures ini memberikan perspektif baru baginya tentang arti ketegaran dan ketulusan di depan kamera.

Ajil Ditto dipercaya untuk memerankan tokoh Mas Bagas, figur sentral yang menjadi tumpuan harapan bagi teman-temannya. Peran ini menuntutnya untuk senantiasa tampil tegar dan menjadi pelindung, sebuah topeng emosi yang rupanya sangat menguras energi batinnya. Di balik sorot lampu kamera, ia harus menahan gejolak emosi dan air mata demi menjaga wibawa karakternya. Ironisnya, pertahanan emosional yang ia bangun sering kali runtuh seketika setelah sutradara meneriakkan kata selesai syuting. Ajil mengaku kerap langsung berlari mencari ayahnya untuk menumpahkan tangis yang ia tahan selama pengambilan gambar.

Also Read

Polisi Jerman Buru Tersangka Penabrakan Parade Pride Berlin

Kehadiran para pemain istimewa ini ternyata mengubah kebiasaan rutin Ajil di lokasi syuting. Jika biasanya ia memanfaatkan waktu jeda syuting untuk beristirahat atau tidur, kali ini ia memilih melebur bersama seluruh tim. Ada magnet kedekatan yang kuat yang membuatnya ingin terus berinteraksi, mengobrol, dan membangun ikatan emosional yang erat dengan para pemeran disabilitas serta kru film. Proses syuting ini tidak lagi terasa seperti rutinitas pekerjaan biasa, melainkan sebuah ruang belajar sosial yang hangat dan penuh kebersamaan hampir setiap harinya.

Lebih dari sekadar proyek seni, film "Istimewa" juga membawa misi sosial yang mendalam mengenai isu diskriminasi terhadap kaum disabilitas. Melalui keterlibatannya, Ajil melihat sebuah pesan penting tentang bagaimana merespons ketidakadilan sosial. Film ini menawarkan sudut pandang bahwa perlawanan terhadap stigma negatif dan diskriminasi tidak harus dilakukan dengan kemarahan yang meledak-ledak atau membalas ejekan dengan ejekan. Sebaliknya, perjuangan tersebut dapat ditunjukkan lewat tindakan yang elegan dan bermartabat tanpa perlu melukai perasaan pihak lain.

Also Read

Merekam Denyut Kehidupan Sopir Angkot di Tengah Dominasi Transportasi Daring

Disutradarai oleh Ruben Adrian, "Istimewa" mengukir sejarah baru dalam kancah sinema tanah air sebagai film Indonesia pertama yang menempatkan enam anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama. Didukung oleh jajaran aktor berpengalaman seperti Mathias Muchus, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Yanni Melwani, serta Ajil Ditto sendiri, film inspiratif ini dijadwalkan menyapa penonton di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 17 September 2026. Kehadiran film ini diharapkan mampu membuka mata masyarakat akan potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak-anak istimewa tersebut.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca