Dunia akademik dan pemikiran politik tanah air berduka. Akademisi, penulis, sekaligus pemikir politik Airlangga Pribadi Kusman mengembuskan napas terakhir pada Rabu (9/9) sekitar pukul 13.35 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Kabar berpulangnya akademisi yang akrab disapa Mas Angga ini telah dikonfirmasi oleh rekan sejawatnya di Departemen Ilmu Politik Universitas Airlangga, Kris Nugroho. Setelah penanganan di rumah sakit, jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Villa Inti Persada Blok D3 No. 4, Pamulang.
Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah Disalurkan

Semasa hidupnya, Airlangga mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga. Kiprahnya tidak hanya terbatas di dalam ruang kuliah, tetapi juga aktif mewarnai diskursus publik melalui beragam analisis dan karya tulis.
Kebakaran TPA Galuga Bogor, KLH Pasang Sistem Monitoring Kualitas Udara

Salah satu kontribusi akademis penting yang ia hasilkan adalah buku berjudul The Vortex of Power: Intellectuals and Politics in Indonesia's Post-Authoritarian Era. Karya tersebut membedah secara mendalam peran kaum intelektual dan dinamika kekuasaan dalam lanskap perpolitikan Indonesia setelah berakhirnya era rezim otoritarian. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi sivitas akademika dan kalangan pemerhati politik Indonesia.






