Gedung Mahkamah Agung di Jakarta menjadi lokasi pelaksanaan pengucapan sumpah jabatan jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada Rabu (9/9/2026), Sarjito secara resmi melaksanakan pengucapan sumpah jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK.
Prosesi pengucapan sumpah tersebut dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto di gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Pengucapan sumpah ini wajib dilaksanakan sebelum Sarjito resmi menjalankan tugas dan mengemban amanah sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK.
Pengangkatan Sarjito sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK berlandaskan pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/P Tahun 2026 yang diterbitkan tertanggal 31 Agustus 2026. Dalam kontestasi pemilihan calon Anggota Dewan Komisioner Bursa Mineral & Komoditas Strategis tersebut, Sarjito merupakan calon tunggal. Hal mengenai pencalonan tunggal Sarjito ini sebelumnya telah diungkapkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani selepas berlangsungnya Rapat Paripurna DPR ke-2.
Breaking! Rupiah Menguat 0,65%, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.510

Rekam Jejak dan Latar Belakang Pendidikan
Sarjito tercatat memiliki rekam jejak panjang di lingkungan otoritas pasar modal dan pengawasan jasa keuangan. Sebelum purnatugas pada tahun 2024, jabatan terakhir yang diembannya adalah Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK. Pada periode sebelum memasuki masa pensiun tersebut, Sarjito juga mengemban peran penting sebagai Ketua Satgas PASTI.
Sebelumnya, Sarjito pernah menduduki posisi sebagai Kepala Biro Investigasi Formal dan Kriminal pada Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), Kementerian Keuangan. Pengalaman kepemimpinannya di OJK juga diperkuat melalui tugas yang pernah ia emban sebagai Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal OJK.
Pefindo Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA untuk BTN dengan Prospek Stabil

Dari latar belakang akademis, Sarjito mengantongi pendidikan di bidang hukum dan ekonomi. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dengan spesialisasi Praktisi Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, serta gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Sarjito kemudian melanjutkan pendidikannya dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) di bidang Keuangan dari Saint Louis University, Missouri, Amerika Serikat, serta memiliki gelar Notaris Profesional dari Universitas Jayabaya.






