Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat mengunggah pesan di media sosial yang mengindikasikan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kronologi peristiwa bermula saat teman korban, yang saat itu juga sedang berada di kawasan GBK, melihat unggahan pesan tersebut di akun Instagram korban.
Tidak lama setelah membaca unggahan di media sosial, teman korban menerima kiriman sinyal darurat (SOS) mengenai informasi titik lokasi korban. Sinyal darurat tersebut dikirimkan melalui aplikasi atau fitur perangkat jam tangan Xiaomi milik korban.
Kronologi Penemuan Korban di Kawasan GBK
Polisi Ungkap Alasan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Lewat Jalur Udara

Mendapatkan koordinat lokasi tersebut, teman korban langsung berusaha melakukan penelusuran mandiri di area sekitar. Namun, upaya pencarian tahap awal tersebut tidak membuahkan hasil.
Teman korban kemudian memutuskan untuk meminta pertolongan kepada petugas keamanan yang berjaga di Pintu 5 GBK. Petugas keamanan tersebut menjadi saksi kedua dalam laporan peristiwa ini. Selanjutnya, petugas keamanan lain yang menjadi saksi ketiga turut membantu melakukan penyisiran di sekitar area GBK.
Setelah melakukan penelusuran, petugas keamanan ketiga akhirnya menemukan korban tergeletak dengan posisi terlentang di dekat sebuah pohon, tepatnya di area dalam Pintu 10 Plaza Utara GBK.
Pemeriksaan Medis dan Evakuasi Jenazah
Saksi Korupsi Lombok Barat Tak Hadir akibat Debu Vulkanik Anak Krakatau

Penemuan tersebut langsung dilaporkan oleh pihak keamanan kawasan kepada jajaran Polsek Tanah Abang. Menindaklanjuti laporan yang masuk, anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanah Abang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Pihak kepolisian bersama tim medis yang menjadi saksi keempat langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban dipastikan telah meninggal dunia karena sudah tidak ditemukan adanya denyut nadi maupun detak jantung.
Setelah penanganan awal di lokasi kejadian rampung, petugas piket Reskrim Polsek Tanah Abang segera menghubungi pihak Palang Hitam. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.






