Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, kembali mengingatkan pemerintah untuk tidak lengah dalam menyikapi ancaman kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Peringatan ini disampaikannya pada Sabtu (1/8/2026), seiring dengan semakin meluasnya krisis air bersih. Menurut Daniel, pihak legislatif sebenarnya telah berulang kali memberikan peringatan terkait potensi bencana tersebut. Ia menegaskan bahwa situasi saat ini sudah bergeser dari sekadar tahap pencegahan menuju tahap pengendalian dampak, mengingat masyarakat di berbagai daerah telah merasakan dampak kekeringan secara langsung.
Kekhawatiran tersebut semakin kuat setelah melihat proyeksi dari para pakar iklim mengenai fenomena El Nino. Ancaman perubahan iklim ini diprediksi menjadi yang paling kuat dalam kurun waktu 150 tahun terakhir. Kondisi ini merupakan faktor alam yang mengharuskan negara melakukan antisipasi melalui berbagai cara. Di lapangan, dampak nyata sudah terlihat jelas. Di sejumlah wilayah, khususnya di Kalimantan, curah hujan dilaporkan nyaris tidak turun selama hampir dua bulan. Akibat kondisi tersebut, titik-titik panas serta kabut asap mulai bermunculan di wilayah tersebut.








