Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Bapanas Pastikan Stok Beras Melimpah dan Perkuat Intervensi Pasar

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 11.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bapanas Pastikan Stok Beras Melimpah dan Perkuat Intervensi Pasar
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional memastikan ketersediaan beras secara nasional berada dalam kondisi aman dan melimpah. Kepastian ini didukung oleh pencapaian stok beras yang menyentuh angka 5,2 juta ton pada pekan ketiga Juli 2026. Volume yang mencatatkan rekor tertinggi tersebut merupakan hasil langsung dari keberhasilan program swasembada pangan yang dicapai pada tahun 2025. Dengan ketersediaan pasokan yang sangat memadai, pemerintah terus memperkuat langkah intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli seluruh lapisan masyarakat.

Terkait dinamika pasokan beras kelas menengah atas di pasaran, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menepis anggapan mengenai adanya kelangkaan. Ia menjelaskan bahwa kekosongan produk di sejumlah gerai ritel memang terjadi, namun hal tersebut tidak mencerminkan kondisi ketersediaan secara keseluruhan. Sebagian besar pasar ritel terpantau masih memiliki persediaan yang cukup. Untuk memastikan rak penjualan tetap terisi, pemerintah secara konsisten menyalurkan pasokan dari berbagai merek, terutama produksi Badan Usaha Milik Negara seperti Bulog dan ID Food, ke berbagai lini pasar ritel modern.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Meski pasokan dipastikan aman, Bapanas mencatat adanya fluktuasi harga pada komoditas beras premium. Kendati demikian, pergerakan harga tersebut dinilai masih berada dalam batas wajar dan terkendali. Berdasarkan data pemantauan pada pekan ketiga Juli 2026, rata-rata harga beras premium di tingkat nasional tercatat pada level Rp15.966 per kilogram. Angka rata-rata ini dihitung berdasarkan tiga zonasi Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasar.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Sebagai gambaran lebih rinci, patokan harga di Zona I menunjukkan tren yang relatif stabil. Wilayah ini mencakup area Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi. Pada 24 Juli 2026, rata-rata harga beras premium di zona tersebut berada di angka Rp15.224 per kilogram. Nilai transaksi ini hanya memiliki selisih sekitar 2,17 persen di atas Harga Eceran Tertinggi yang dipatok sebesar Rp14.900 per kilogram. Kondisi harga yang tidak terpaut jauh dari batas atas ini diharapkan dapat dipahami oleh konsumen dari segmen menengah ke atas.

Di sisi lain, Bapanas menyadari perlunya keseimbangan kebijakan agar dinamika harga tidak membebani masyarakat berpendapatan rendah. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan kebijakan penyeimbang melalui penguatan program perlindungan sosial. Langkah intervensi ini diwujudkan lewat penyaluran bantuan pangan serta pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan khusus komoditas beras. Strategi ini dirancang agar beban ekonomi kelompok rentan tetap terlindungi di tengah pergerakan harga beras premium.

Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Realisasi dari program perlindungan tersebut tercermin dari besarnya volume Cadangan Beras Pemerintah yang telah didistribusikan. Terhitung sejak Januari 2026, pemerintah telah menyalurkan total 1,4 juta ton beras. Penyaluran cadangan pangan ini terbagi ke dalam tiga alokasi utama. Pertama, realisasi penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan periode Januari hingga Februari 2026 mencapai 221,05 ribu ton. Kedua, realisasi program serupa untuk rentang Maret hingga Juli menyentuh volume 520,83 ribu ton. Ketiga, penyaluran program bantuan pangan tahap pertama tercatat sebesar 662,88 ribu ton.

Lebih lanjut, pemerintah mengajak publik untuk melihat ekosistem perberasan secara komprehensif, mulai dari kondisi hilir hingga situasi hulu yang melibatkan para petani padi dalam negeri. Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan peringatan kepada seluruh pelaku usaha perberasan. Dengan melimpahnya stok nasional, ia menegaskan agar tidak ada pihak yang mempermainkan harga. Pemerintah telah menggandeng Satgas Pangan Polri untuk melakukan pengawasan pasar secara ketat dan siap menindak tegas setiap bentuk pelanggaran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

andi amran sulaimanBapanasHarga Panganberas premiumstok beras

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap