Pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk memenuhi target nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan data kinerja energi nasional, bauran energi terbarukan di Indonesia pada tahun 2025 baru mencapai angka sekitar 16 persen. Capaian tersebut secara resmi diakui masih berada di bawah target pemerintah. Ketertinggalan pencapaian ini menjadi sorotan utama, khususnya jika dibandingkan dengan laju perkembangan transisi energi di negara-negara tetangga kawasan Asia Tenggara. Fakta mengenai lambatnya pertumbuhan sektor ini diungkapkan secara langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, dalam perhelatan Indonesia Net Zero Summit 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.








