Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada warga terdampak bencana gempa bumi di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8).
Bantuan pangan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad. Penyerahan logistik disaksikan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto yang tengah meninjau kondisi lapangan.
Gempa Flores Rusak 54 Fasilitas Polri, Anggota masih Mengungsi

Setiap paket logistik keluarga berisi pasokan kebutuhan pangan pokok harian, mulai dari beras, minyak goreng, gula, biskuit, hingga mi instan. Penyaluran 500 paket ini merupakan bagian dari target tahap awal pendistribusian 1.000 paket sembako yang digulirkan secara bertahap sesuai kebutuhan para penyintas di lokasi bencana.
Selain mendistribusikan bahan mentah, tim gabungan di lapangan mengoperasikan dapur umum, dapur air, mendirikan masjid darurat, serta menyediakan layanan medis darurat. Tim dokter dari Rumah Sehat Baznas wilayah Sulawesi diterjunkan langsung untuk memeriksa kesehatan dan memberikan obat-obatan kepada pengungsi. Guna memenuhi kebutuhan mendesak, 250 porsi makanan siap saji dimasak setiap hari untuk dikirim ke posko mandiri dan perkampungan yang sulit dijangkau, termasuk penyaluran ke sejumlah pulau di Manggarai Barat menggunakan armada kapal patroli Ditpolairud.
Aan Pembunuh Sekeluarga di Palu Jalani Prarekonstruksi Usai Ditangkap

Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda pada 15 Agustus 2026 tercatat merusak 77.912 rumah di tujuh kabupaten di NTT. Untuk meringankan beban jangka panjang para korban, Baznas RI juga menyiapkan alokasi 1.000 beasiswa bagi mahasiswa asal NTT yang keluarganya terdampak gempa, berdampingan dengan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang menyiapkan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) satu semester bagi 5.000 mahasiswa terdampak.






