Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Belanja Negara Capai Rp 1.656 Triliun hingga Triwulan II 2026, Didorong Program Makan Bergizi Gratis

Yolanda TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 21.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Belanja Negara Capai Rp 1.656 Triliun hingga Triwulan II 2026, Didorong Program Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia mencatat realisasi belanja negara yang cukup signifikan hingga akhir triwulan II 2026. Berdasarkan laporan resmi, realisasi belanja negara telah mencapai angka Rp 1.656,0 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 17,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Keterangan mengenai perkembangan realisasi belanja negara ini disampaikan secara langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diarahkan untuk bertindak sebagai agen pembangunan (agent of development) guna mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Lebih lanjut, realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) dilaporkan telah mencapai Rp 1.298,6 triliun. Angka ini mencatatkan pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 29,4 persen secara tahunan (yoy). Menurut penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, realisasi belanja negara yang besar ini sangat dipengaruhi oleh sejumlah program penting pemerintah. Faktor-faktor yang memengaruhi realisasi belanja tersebut meliputi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos), pembangunan infrastruktur, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13, hingga pembayaran manfaat pensiun. Selain itu, belanja negara juga dipengaruhi oleh pembayaran subsidi serta kompensasi untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.

Salah satu fokus utama dari belanja pemerintah adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir triwulan II 2026, realisasi anggaran untuk program ini dilaporkan telah menyentuh angka Rp 101,1 triliun. Program MBG tersebut telah dinikmati oleh sebanyak 63,13 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain program MBG, pemerintah juga merealisasikan anggaran untuk program pendidikan, salah satunya adalah program Sekolah Rakyat. Realisasi anggaran untuk program Sekolah Rakyat ini tercatat mencapai Rp 13,1 triliun, yang dialokasikan khusus untuk pembangunan dan operasional 104 sekolah permanen.

Baca Juga

Bulog Jamin Tidak Salurkan Beras Subsidi untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

Bulog Jamin Tidak Salurkan Beras Subsidi untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

Pemerintah juga terus berkomitmen dalam menyalurkan anggaran perlindungan sosial demi menjaga kesejahteraan masyarakat. Beberapa program perlindungan sosial yang mencatatkan realisasi anggaran di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dengan realisasi anggaran sebesar Rp 14,5 triliun. Selanjutnya, terdapat program Kartu Sembako yang realisasinya mencapai angka Rp 19,7 triliun. Di sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) juga telah menyerap anggaran sebesar Rp 8,8 triliun. Penyaluran berbagai program bantuan sosial ini merupakan wujud nyata dari optimalisasi peran APBN untuk melindungi masyarakat miskin (protecting the poor).

Di samping perlindungan sosial, APBN juga difungsikan sebagai peredam kejut (shock absorber) untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik. Pemerintah mengoptimalkan anggaran negara untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas harga dan pasokan BBM dan pangan di dalam negeri. Guna mencapai tujuan tersebut, pemerintah menggelontorkan dana melalui mekanisme subsidi dan kompensasi masing-masing sebesar Rp 116,0 triliun dan Rp 116,9 triliun. Alokasi ini diharapkan mampu meminimalisasi dampak ketidakpastian ekonomi terhadap masyarakat luas.

Baca Juga

Toyota Kembangkan New Hilux Generasi Kesembilan dengan Empat Pembaruan Utama

Toyota Kembangkan New Hilux Generasi Kesembilan dengan Empat Pembaruan Utama

Sebagai upaya tambahan untuk mendukung keberlanjutan usaha dan memacu aktivitas ekonomi nasional, pemerintah juga menyediakan berbagai paket stimulus. Paket stimulus ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pemberian insentif perpajakan bagi para penulis nasional, diskon transportasi pada periode libur Lebaran dan liburan sekolah, hingga pelaksanaan program magang dan vokasi. Seluruh langkah strategis ini dirancang untuk memastikan bahwa APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumis keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi yang melindungi masyarakat sekaligus mendorong produktivitas nasional.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganMakan Bergizi GratisAPBNBelanja Negara

Berita Terbaru Lainnya

Tujuh Siswa SRMA 26 Makassar Raih Prestasi Akademik di Tiga Ajang NasionalBulog Jamin Tidak Salurkan Beras Subsidi untuk Dapur Makan Bergizi GratisKemendagri Perkuat Pembiayaan dan Perizinan Program 3 Juta Rumah di Jawa TimurKopilot Malaysia Airlines Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Terima Upah Rp219 JutaBanjir Rendam Kota Padang Imbas Hujan Deras, Sejumlah Kendaraan HanyutPria di Kapuas Bakar Kamar Kos akibat Perselisihan Asmara, Empat Orang TerlukaToyota Kembangkan New Hilux Generasi Kesembilan dengan Empat Pembaruan UtamaRiset Mahasiswa Ungkap Peluang Ekonomi dan Tantangan Rantai Pasok Program MBG di Desa

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap