Berita Viral Terkini

Bising Knalpot Sepeda Motor Picu Bentrokan Maut di Menteng

Marthen PalutunganPublished 26 Jul 2026 - 23.570 Reads
Bagikan WhatsAppX
Bising Knalpot Sepeda Motor Picu Bentrokan Maut di Menteng
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Bentrokan maut antarwarga pecah di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, hingga merenggut satu nyawa. Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026, ini berawal dari masalah kebisingan knalpot sepeda motor di dekat sebuah lapak penjual nasi uduk. Akibat insiden kekerasan tersebut, seorang pemuda berinisial K yang berusia 23 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berinisial DS harus dievakuasi oleh pihak kepolisian menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan bahwa kepolisian menerima laporan mengenai adanya bentrokan tersebut pada pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, pemicu awal keributan bermula di Jalan Matraman Dalam ketika warga sedang sarapan. Saat itu, terdapat dua orang pengendara sepeda motor yang melintas di dekat gerobak penjual nasi uduk sambil menggeber-geber mesin kendaraannya. Suara bising yang ditimbulkan dari knalpot sepeda motor tersebut membuat warga di sekitar lokasi merasa terusik dan terganggu ketenangannya.

Warga di sekitar Jalan Matraman Dalam yang merasa marah atas suara bising knalpot tersebut kemudian berinisiatif menegur kedua pengendara sepeda motor. Namun, teguran dari warga setempat justru mendapat respons negatif. Kedua pengendara motor itu merasa tidak terima ditegur oleh warga. Mereka kemudian pergi meninggalkan lokasi kejadian, lalu kembali lagi dengan membawa tambahan massa. Kedua pengendara tersebut mengajak lima orang temannya untuk mendatangi kembali area penjual nasi uduk di Jalan Matraman Dalam tempat mereka ditegur sebelumnya.

Also Read

Advokat Bantah Isu Nasi Uduk Sebagai Pemicu Bentrokan di Menteng

Kedatangan kelompok yang kini berjumlah tujuh orang tersebut langsung memicu keributan baru yang lebih besar di Jalan Matraman Dalam. Kelompok pengendara motor beserta teman-temannya melakukan tindakan perusakan terhadap beberapa lapak usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang berada di lokasi kejadian. Salah satu fasilitas usaha yang terdampak dan mengalami kerusakan akibat perbuatan mereka adalah gerobak penjual nasi uduk. Selain melakukan perusakan terhadap barang dan gerobak dagangan, kelompok tersebut juga melakukan kekerasan fisik di mana terdapat warga setempat yang menjadi korban pemukulan.

Ketegangan dan cekcok yang terjadi di Jalan Matraman Dalam selanjutnya merembet meluas hingga ke area Jalan Tambak, Menteng. Tindakan keributan, perusakan gerobak UMKM, dan pemukulan tersebut memicu reaksi spontan dari warga lingkungan sekitar yang merasa terusik lingkungannya. Warga kemudian melakukan aksi pelemparan batu sebagai respons atas keributan yang dibawa oleh kelompok pengendara motor tersebut. Bentrokan di Jalan Tambak ini berlangsung sengit hingga mengakibatkan timbulnya korban yang membutuhkan pertolongan medis darurat di tengah situasi konflik.

Also Read

Mantan Pimpinan DPR dan MPR Ingatkan Pemerintah Soal Komunikasi Publik dan Hukum

Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat yang turun ke lokasi kejadian segera melakukan tindakan evakuasi terhadap dua orang korban yang terdampak bentrokan di Jalan Tambak. Kedua korban tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapatkan penanganan. Dari dua korban yang dievakuasi, Kombes Reynold Hutagalung memastikan bahwa korban berinisial K yang berusia 23 tahun telah meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya diketahui berinisial DS. Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Kapolres Metro Jakarta Pusat juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Saudara K akibat peristiwa bentrokan yang bermula dari aksi menggeber sepeda motor tersebut.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca