Suporter Persib Bandung, Bobotoh, dilarang hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dalam laga lanjutan menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026. Guna memastikan larangan tersebut berjalan efektif, kepolisian menyiapkan operasi penyekatan di tiga wilayah perbatasan utama menuju ibu kota.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan bahwa penyekatan ini dirancang sebagai langkah preventif demi mencegah rombongan suporter tamu masuk ke area Jakarta. Operasi pemantauan dan penyaringan ini melibatkan koordinasi lintas wilayah bersama Polda Jawa Barat dan Polda Banten.
Titik Penyekatan di Perbatasan Jakarta
Kepolisian memetakan tiga kawasan strategis yang menjadi jalur mobilitas suporter dari luar Jakarta. Ketiga titik tersebut mencakup perbatasan di wilayah barat, timur, dan selatan:
Proyek PSEL Serang Raya Siap Olah 1.161 Ton Sampah Jadi Listrik

- Tangerang Kota, mengantisipasi pergerakan suporter yang melintas dari wilayah Banten.
- Karawang, mengawasi jalur perbatasan yang terhubung langsung dengan wilayah Bekasi.
- Bogor, menyaring arus kendaraan di titik perbatasan yang mengarah ke Depok.
Kebijakan pembatasan suporter tamu ini berlaku timbal balik demi menjaga keamanan bersama. Polisi menegaskan bahwa suporter Persija Jakarta, The Jakmania, nantinya juga akan dilarang hadir saat Persija menjalani laga tandang di markas Persib di Bandung.
Pengamanan Gabungan dan Izin Pertandingan
Izin keramaian untuk pertandingan Persija melawan Persib ini resmi diterbitkan oleh Mabes Polri. Penerbitan izin tersebut berlandaskan rekomendasi dari Polda Metro Jaya serta komitmen dukungan dari Gubernur DKI Jakarta.
17.800 Personel Amankan Laga Persija vs Persib di SUGBK, Titik Penyekatan Disiapkan

Untuk mengamankan jalannya pertandingan di SUGBK dan sekitarnya, sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan. Unsur pengamanan ini terdiri atas jajaran Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta aparat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Di samping kesiapan pengamanan, pihak kepolisian mengapresiasi The Jakmania yang telah berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Komitmen ketertiban tersebut mencakup seluruh rangkaian acara, mulai dari sebelum pertandingan dimulai, selama laga berlangsung, hingga seluruh suporter meninggalkan stadion.






