Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Internasional

Bom Luncur Rusia Hancurkan SPBU di Zaporizhzhia dan Renggut Nyawa Warga

Marthen PalutunganDiterbitkan 28 Jul 2026 - 03.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bom Luncur Rusia Hancurkan SPBU di Zaporizhzhia dan Renggut Nyawa Warga
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Serangan udara kembali menghantam wilayah sipil di Ukraina selatan ketika sebuah bom luncur yang dilepaskan oleh pasukan Rusia meledak di kota Zaporizhzhia pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Insiden mematikan ini mengakibatkan satu orang kehilangan nyawanya, sementara enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat efek ledakan. Titik jatuh proyektil tersebut berada di kawasan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang langsung mengalami kerusakan parah. Dampak destruktif dari ledakan bom luncur ini memicu kobaran api hebat yang dengan cepat melahap area sekitarnya, meninggalkan puing-puing dan kendaraan yang hangus terbakar di lokasi kejadian.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Gubernur wilayah Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, memberikan pernyataan resmi terkait jatuhnya korban jiwa dalam insiden pada akhir pekan tersebut. Menurut keterangannya, jenazah korban tewas ditemukan berada di area yang sangat dekat dengan fasilitas SPBU yang hancur akibat guncangan bom. Petugas penyelamat yang dikerahkan ke lokasi harus bekerja keras menjinakkan api yang berkobar hebat. Mereka berupaya memadamkan sebuah mobil yang terbakar parah, di mana sesosok jenazah ditemukan masih berada di dalam kendaraan tersebut. Selain mobil nahas itu, sejumlah kendaraan lain di sekitar area stasiun pengisian bahan bakar juga terlihat hangus akibat serangan.

Rentetan peristiwa mematikan ini semakin menegaskan posisi Zaporizhzhia sebagai salah satu kota di Ukraina yang terus-menerus menjadi sasaran pemboman selama beberapa bulan terakhir. Hanya berjarak beberapa hari sebelum bom luncur menghancurkan area SPBU, tepatnya pada hari Selasa pada pekan yang sama, kota Zaporizhzhia juga diguncang oleh serangan bom berpemandu Rusia. Tragedi pada hari Selasa tersebut tercatat merenggut sedikitnya tiga korban jiwa dan menyebabkan lebih dari belasan warga lainnya menderita luka-luka akibat ledakan.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Terkait serangan pada hari Selasa tersebut, pihak administrasi militer regional mengungkapkan tingkat kerusakan infrastruktur yang sangat masif. Sebuah gedung apartemen yang memiliki sembilan lantai menjadi titik hantaman bom berpemandu. Ledakan tersebut memicu kebakaran besar yang menghanguskan hingga tujuh lantai dari bangunan tempat tinggal tersebut. Gubernur Ivan Fedorov merinci usia para korban yang meninggal dunia dalam insiden apartemen ini. Berdasarkan datanya, dua orang korban tewas berusia sekitar 60 tahun, sedangkan satu korban tewas lainnya diketahui berusia 49 tahun.

Selain serangan bom di SPBU dan gedung apartemen, fasilitas publik lainnya juga tidak luput dari gempuran. Pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, para petugas penyelamat kembali harus diterjunkan ke lapangan. Kali ini, mereka bekerja keras menangani situasi darurat di lokasi pasar pusat Zaporizhzhia. Area yang menjadi pusat aktivitas warga lokal tersebut terkena serangan langsung dari pesawat tak berawak milik militer Rusia, menambah panjang daftar infrastruktur sipil yang terdampak.

Baca Juga

Strategi Investasi DBS, Optimalkan Peluang Global di Tengah Siklus Belanja Modal Baru

Strategi Investasi DBS, Optimalkan Peluang Global di Tengah Siklus Belanja Modal Baru

Rentetan serangan ini berkaitan erat dengan instrumen persenjataan yang diamati oleh para pejabat Ukraina. Mereka menyatakan bahwa Rusia kini semakin sering menggunakan bom berpemandu dalam operasi militernya. Senjata ini pada dasarnya merupakan bom peninggalan era Uni Soviet yang telah dimodifikasi. Dengan menambahkan sayap dan mengintegrasikan sistem navigasi, bom tersebut dapat diluncurkan dari udara dengan jangkauan yang jauh lebih panjang. Kemampuan jarak jauh ini membuat senjata tersebut banyak digunakan untuk menyerang wilayah-wilayah yang posisinya berada di dekat garis depan pertempuran.

Menanggapi berbagai laporan kerusakan dan korban jiwa, pemerintah di Moskow membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan warga sipil. Kendati demikian, sejak Rusia melancarkan invasi berskala penuh ke wilayah Ukraina pada bulan Februari 2022, rekam jejak di lapangan menunjukkan situasi yang berbeda. Pihak Rusia telah berulang kali dituduh melancarkan serangan yang menghantam bangunan permukiman penduduk serta berbagai infrastruktur sipil di berbagai wilayah Ukraina.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaPerang Rusia UkrainaZaporizhzhiaBom Luncur

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap