Serangan udara kembali menghantam wilayah sipil di Ukraina selatan ketika sebuah bom luncur yang dilepaskan oleh pasukan Rusia meledak di kota Zaporizhzhia pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Insiden mematikan ini mengakibatkan satu orang kehilangan nyawanya, sementara enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat efek ledakan. Titik jatuh proyektil tersebut berada di kawasan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) yang langsung mengalami kerusakan parah. Dampak destruktif dari ledakan bom luncur ini memicu kobaran api hebat yang dengan cepat melahap area sekitarnya, meninggalkan puing-puing dan kendaraan yang hangus terbakar di lokasi kejadian.








