Pemerintah berencana membentuk bursa mineral guna memperkuat ekosistem perdagangan sektor sumber daya alam mineral. Perkembangan ini mendorong perlunya kejelasan mengenai pembagian tugas dan wewenang antara pengelola bursa dan institusi terkait lainnya di sektor mineral. Menanggapi dinamika tersebut, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) memberikan klarifikasi resmi mengenai perbedaan perannya dengan bursa mineral yang akan dibentuk oleh pemerintah.
Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), Luke Thomas Mahony, di gedung Wisma Danantara, Jakarta, pada Senin (24/8/2026). Luke Thomas Mahony menegaskan bahwa peran bursa mineral dalam ekosistem perdagangan komoditas terus berkembang, namun fungsinya tetap berbeda dari fungsi lembaga yang dipimpinnya. Berikut adalah langkah dan panduan dalam memetakan pembagian fungsi kedua institusi agar tercipta kejelasan peran di sektor sumber daya alam mineral.
Langkah 1: Memahami Peran Bursa Mineral dalam Penetapan Harga
Untuk memetakan ekosistem perdagangan komoditas, langkah pertama adalah memahami peran dasar dari bursa mineral yang disiapkan pemerintah:
Adhi Karya Berpotensi Tunda Pembayaran Bunga Obligasi Rp 60,8 Miliar

- Pahami bahwa bursa mineral memiliki fungsi utama dalam membentuk atau menetapkan harga komoditas mineral.
- Cermati bahwa pembentukan dan penetapan harga di dalam bursa berjalan melalui mekanisme perdagangan yang tersedia di platform tersebut.
- Sadari bahwa peran bursa mineral dalam ekosistem perdagangan komoditas saat ini masih terus berkembang seiring penyusunan kerangka kerjanya.
Langkah 2: Mengidentifikasi Fungsi Verifikasi Harga oleh PT DSI
Langkah berikutnya adalah mengenali fungsi spesifik PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang membedakannya secara langsung dari bursa:
- Identifikasi bahwa PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) tidak bertindak sebagai pembentuk harga melalui mekanisme transaksi harian pasar.
- Ketahui tugas utama DSI, yaitu menjalankan fungsi verifikasi terhadap harga komoditas yang telah terbentuk di pasar.
- Pastikan proses verifikasi oleh DSI tersebut diselesaikan sebelum harga yang terbentuk digunakan oleh para pengguna atau pelaku di sektor terkait.
Langkah 3: Menjaga Sinergi Ekosistem dan Mencegah Tumpang Tindih Peran
Setelah mengenali perbedaan fungsi masing-masing lembaga, langkah selanjutnya adalah memahami pentingnya pembagian peran demi kelancaran ekosistem:
Sinergi BNPB, Pemprov, dan Bank Mandiri Tangani Bencana di NTT Pasca-Gempa M 7,7

- Posisikan bursa mineral dan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai dua entitas yang saling melengkapi di dalam satu ekosistem sumber daya alam mineral.
- Terapkan pembagian fungsi yang jelas dan tegas antara kedua institusi untuk mencegah terjadinya tumpang tindih peran dalam tata kelola komoditas.
- Pastikan alur koordinasi berjalan harmonis, di mana bursa berfokus pada pembentukan harga melalui perdagangan dan DSI menjalankan fungsi verifikasi sebelum harga dimanfaatkan pengguna.
Langkah 4: Meninjau Keterlibatan pada Platform Perdagangan ICOMEX
Langkah terakhir adalah memverifikasi status keterlibatan kelembagaan pada platform bursa terkait:
- Perhatikan keberadaan entitas atau platform perdagangan komoditas seperti ICOMEX dalam ekosistem pasar.
- Rujuk pernyataan Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony terkait relasi institusional saat ini.
- Catat bahwa pada tahap ini PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) menegaskan tidak terlibat langsung dalam ICOMEX.






