Bantuan logistik bahan pokok senilai total Rp207 juta disalurkan kepada warga yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas insan BPJS Ketenagakerjaan untuk meringankan beban masyarakat pada masa pemulihan pascabencana.
Dana bantuan tersebut dihimpun secara kolektif dari berbagai elemen internal organisasi, yang meliputi Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan, dan Ikatan Istri Karyawan BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan yang terkumpul kemudian dikonversi menjadi paket kebutuhan pokok guna menjamin ketersediaan pangan bagi para penyintas.
Residivis Narkoba di Pariaman Kembali Ditangkap, Polisi Sita Sabu dan Ganja

Untuk menjangkau titik-titik yang terdampak secara efektif, distribusi bantuan dikoordinasikan langsung bersama pihak penanggulangan bencana daerah dan pusat. BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan paket sembako ini kepada BNPB Nasional Labuan Bajo, serta tujuh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yaitu BPBD Nagekeo, BPBD Manggarai Barat, BPBD Sikka, BPBD Ngada, BPBD Manggarai Timur, BPBD Manggarai, dan BPBD Ende.
Penyerahan bantuan berlangsung di beberapa wilayah secara simbolis kepada jajaran pimpinan daerah setempat. Di Kabupaten Nagekeo, bantuan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus. Sedangkan di Kabupaten Manggarai Barat, penyerahan bantuan dipusatkan di Labuan Bajo dan diterima oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng.
Kebakaran Landa Dapur Gizi dan Ruang Laundry RSSA Malang

Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen kemanusiaan dan semangat gotong royong seluruh elemen di BPJS Ketenagakerjaan di samping nilai donasi yang terkumpul. Kepedulian terhadap warga terdampak bencana tersebut juga sejalan dengan semangat utama institusi dalam melayani, melindungi, dan memberdayakan pekerja serta masyarakat.






