Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

BPS Ungkap Perbedaan Garis Kemiskinan Bank Dunia dan Indonesia

Uria KilaDiterbitkan 3 Sep 2026 - 00.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Ungkap Perbedaan Garis Kemiskinan Bank Dunia dan Indonesia
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Perbedaan mencolok antara rilis proyeksi kemiskinan Bank Dunia dan data resmi pemerintah menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa angka kemiskinan yang dipublikasikan Bank Dunia tidak dihitung menggunakan garis kemiskinan nasional Indonesia, sehingga kedua data tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung.

Dalam publikasi Macro Poverty Outlook edisi April 2026, Bank Dunia memproyeksikan sebanyak 64,2 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan pada tahun 2026. Angka tersebut sangat kontras jika disandingkan dengan catatan resmi BPS per Maret 2026, yang mencatat tingkat kemiskinan Indonesia berada di level 8,07 persen atau sekitar 22,93 juta orang.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS M Nashrul Wajdi menjelaskan bahwa disparitas data tersebut terjadi karena adanya perbedaan standar serta tujuan perhitungan. Proyeksi 64,2 persen yang dirilis Bank Dunia menggunakan tolok ukur garis kemiskinan sebesar 8,30 dolar AS per kapita per hari berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) 2021.

Baca Juga

KPK Geledah 6 Lokasi di Jawa Tengah Terkait Kasus Suap Rektor Unsoed

KPK Geledah 6 Lokasi di Jawa Tengah Terkait Kasus Suap Rektor Unsoed

Standar Pembanding Antarnegara

Standar 8,30 dolar AS per kapita per hari merupakan acuan yang ditetapkan Bank Dunia berdasarkan median garis kemiskinan kelompok negara-negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income countries/UMIC). Angka tersebut disusun untuk kebutuhan perbandingan kondisi antarnegara, bukan dirancang berdasarkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara spesifik.

Dalam pembaruan terbarunya, Bank Dunia membagi garis kemiskinan internasional ke dalam beberapa kategori:

Baca Juga

KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed

KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
  • Garis 3 dolar AS per kapita per hari untuk mengukur kemiskinan ekstrem.
  • Garis 4,20 dolar AS per kapita per hari untuk kelompok negara berpendapatan menengah bawah.
  • Garis 8,30 dolar AS per kapita per hari untuk kelompok negara berpendapatan menengah atas.

Selain perbedaan peruntukan kategori, nilai 8,30 dolar AS tersebut tidak dikonversikan berdasarkan kurs rupiah terhadap dolar AS yang berlaku di pasar keuangan saat ini. Perhitungan tersebut menerapkan konsep PPP yang secara khusus memperhitungkan perbedaan daya beli masyarakat antarnegara secara riil.

Sumber: Republika

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank DuniaBPS

Berita Terbaru Lainnya

Danantara Ungkap Laba Telkom Berpotensi Naik Sedikitnya 30 Persen Lewat Streamlining17.800 Personel Amankan Laga Persija vs Persib di SUGBK, Titik Penyekatan DisiapkanKPK Geledah 6 Lokasi di Jawa Tengah Terkait Kasus Suap Rektor UnsoedKPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor UnsoedKemendagri Dukung Penguatan Perlindungan KetenagakerjaanDiduga Curi Perhiasan Rp 130 Juta, Petugas Valet di Semarang DipolisikanKemensos Mulai Keluarkan Penerima PKH dan Sembako dari Desil 5-10Harga Minyak Melejit, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah |Republika Online

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap