Persib menatap musim kompetisi 2026/2027 dengan catatan sejarah baru di kancah sepak bola nasional. Tim berjuluk Maung Bandung ini sukses mencatatkan hat-trick juara Liga Indonesia secara berturut-turut pada tahun 2024, 2025, dan 2026. Prestasi tersebut menjadikan Persib sebagai klub pertama di tanah air yang mampu meraih tiga gelar juara liga secara beruntun.
Sebelum memulai musim baru, persiapan matang telah dilakukan. Di bawah asuhan pelatih Igor Tolic, Persib tampil di turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dan berhasil menembus babak final, meskipun harus mengakui keunggulan Persebaya di laga puncak. Setelah itu, Persib juga berpartisipasi dalam ajang Dewata Challenge Series 2026 yang berlangsung pada tanggal 13 hingga 18 Agustus.
Untuk memperkuat kedalaman skuad dalam menghadapi jadwal padat, manajemen klub bergerak aktif di bursa transfer. Mereka merekrut sejumlah pemain asing baru, di antaranya Mariano Peralta, Luka Menalo, Balsa Sekulic, Danijel Loncar, Gabriel Mutombo, dan Gakuto Notsuda. Selain itu, dua pemain diaspora, yakni Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, turut didatangkan untuk memperkuat komposisi tim.
Ragam Permainan dalam Kegiatan Perkemahan HUT Pramuka

Penambahan amunisi ini sangat krusial karena Persib akan berkompetisi di empat ajang berbeda sepanjang musim 2026/2027. Di level domestik, mereka akan berlaga di Super League dan Piala Liga. Sementara di level internasional, Persib akan bersaing di ASEAN Club Championship serta AFC Champions League Two. Tantangan bagi tim ini pun tidak hanya sebatas mempertahankan dominasi di kompetisi lokal, tetapi juga membuktikan kualitas mereka di kancah Asia.
Peta persaingan di level kontinental Asia sendiri kini terbagi menjadi tiga tingkatan kompetisi, yaitu AFC Champions League Elite (ACL Elite) sebagai kasta tertinggi, AFC Champions League Two (ACL Two), dan AFC Challenge League (ACGL). Untuk bisa menembus ACL Elite yang diikuti oleh 32 klub dari Zona Barat dan Zona Timur, sebuah liga minimal harus menempati peringkat tujuh besar di Asia, seperti halnya Liga Vietnam. Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ke-20 Asia atau posisi ke-10 di Zona Timur.
Kelas Jurnalis Cilik Cilincing, Anak-Anak Pesisir Merekam Isu Lingkungan di Tengah Panas Ekstrem

Penentuan alokasi slot kompetisi Asia untuk musim 2026/2027 mengacu pada peringkat AFC di akhir musim 2024/2025, di mana Liga Indonesia berada di peringkat ke-11. Akibat posisi tersebut, Persib selaku juara liga harus memulai perjuangan di ACL Two dari babak playoff, bukan langsung ke fase grup. Sementara itu, Borneo FC selaku runner-up liga berhak tampil di fase grup ACGL. Berkat kenaikan peringkat Liga Indonesia ke posisi 10 pada musim 2025/2026, alokasi untuk musim 2027/2028 akan berubah, yang memungkinkan juara dan runner-up Super League mendapatkan tempat di ACL Two.
Tantangan terbesar Persib di Asia adalah memperbaiki catatan historis mereka. Selama dua tahun terakhir, langkah Persib di panggung Asia selalu terhenti sebelum mencapai babak perempat final. Pencapaian tertinggi mereka di level kontinental sejauh ini hanyalah menempati urutan terbawah pada babak delapan besar ajang Asian Club Championship edisi 1995. Skuad di bawah arahan Igor Tolic kini memikul beban untuk memutus tren negatif tersebut dan membawa nama baik sepak bola Indonesia di panggung internasional.






